MANADO-Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) sangat penting untuk diketahui masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut). Peran kehumasan pemerintah daerah (pemda) dan wartawan dinilai strategis dalam menopang program tersebut agar maksimal.

Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) Perhumas Manado, Gladys Runtukahu mengatakan, salah satu langkah dan strategi dalam mengoptimalkan program KKBPK yakni dengan memfungsikan manfaat media sosial (medsos). Diakuinya, medsos dengan jaringan internet kini menjadi sangat populer.

Dari 262 juta penduduk Indonesia, sekira 132,7 juta jiwa adalah pengguna internet. Sebanyak 91% pengguna internet memanfaatkan search engine untuk memperoleh informasi,” kata Runtukahu, saat menjadi narasumber dalam Forum Komunikasi Kehumasan Program KKBPK Tahun 2018 yang dihelat BKKBN Sulut, di Hotel Gran Puri Manado, Rabu (17/10/2018).

Ditambahkan Runtukahu, pemanfaatan medsos wajib ditingkatkan oleh Humas Pemda baik provinsi dan di kabupaten kota. Seperti mensosialisasikan manfaat dari program KKBPK untuk diketahui masyarakat luas.

Medsos menjadi sarana yang berarti. Apalagi mensosialisasikan program dan kegiatan. Sebab medsos kini telah bertransformasi menjadi Business to Business maupun Business to Customer,” tandasnya.

Selain Runtukahu, di hari pertama kegiatan narasumber dari Humas Pemprov Sulut, Clif Wangke dan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulut, Polke Lontaan, memaparkan hal yang sama terkait fungsi kehumasan dalam menopang program KKBPK.

Kasubag Umum dan Humas BKKBN Sulut, Lady Ante mengakui, program KKBPK sangat penting untuk bisa diketahui masyarakat dalam menunjang pembangunan daerah.

Kiranya peran kehumasan pemda dan wartawan di 15 kabupaten dan kota, bisa mendorong dan mensupport bersama terlaksanannya program KKBPK yang maksimal,” ujarnya.

Selaku ketua panitia kegiatan, Ante mengapresiasi kehadiran para bagian kehumasan di pemda kabupaten/kota dan provinsi, serta para insan pers yang turut hadir. Dia juga berterima kasih kepada para narasumber dari Pemprov Sulut, Ketua PWI Sulut dan Perhumas Manado, yang boleh memberikan pemahaman dan pandangan terkait fungsi dan peran kehumasan dalam menunjang program KKBPK.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, dan telah menghadirkan sejumlah nara sumber berkompeten. Semoga saja lewat pertemuan forum ini, bisa menghasilkan sesuatu yang baik, khususnya dalam penerapan program KKBPK di Sulut,” tandasnya. (Ivo)