Rp200 Juta Uang Rakyat “Terbuang Percuma” di Palang Parkir DPRD Sulut

oleh -
Alat untuk scan kartu pengenal belum di pasang. (FOTO: Valentino Warouw)

MANADO- Palang parkir di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang fisiknya telah selesai dinilai tidak sesuai kondisi lapangan. Pun, anggaran pengadaan sebesar Rp200.000.000 dinilai “terbuang percuma”.

Pengamat Politik dan Pemerintahan Sulut Taufik Tumbelaka mengatakan, memang faktanya saat ini fisiknya sudah ada tapi belum difungsikan. Bahkan faktanya panjang palang parkirnya 3 meter sedangkan lebar jalannya sekira 7 meter.

“Itu tandanya buang-buang uang rakyat dengan percuma. Faktanya hingga saat ini belum di fungsikan. Harusnya, selesai dibuat dilakukan ujucoba kemudian langsung di fungsikan sebagaimana mustinya. Bukan didiamkan, apakah mau tunggu berkarat baru akan di fungsikan?,” tegas dia, kepada SINDOMANADO.COM, Kamis (22/11/2018).

Menurut dia, ada beberapa kesalahan hingga terjadi faktanya seperti ini. Pertama kelemahan dalam perencanaan awal. Seharusnya, harus melihat dulu dampak positifnya apa dengan pengadaan palang parkir tersebut.

“Tapi dengan adanya atau tidak adanya palang parkir tidak ada dampak positifnya, sama saja. Seharusnya bagian Sekretariat DPRD Sulut harus dikaji dulu sebelum diadakan,” terang dia.

Lanjut dia, ironisnya ini terjadi di Kantor DPRD Sulut rumahnya para wakil rakyat. Sangat disayangkan anggaran Rp200.000.000 tersebut habis percum, lebih positif dianggarkan ke hal-hal yang lebih berguna dibadingkan palang parkir.

“Untuk melakukan pengadaan seperti itu yang menggunakan APBD harus memegang dua prinsip. Pertama efesiensi namanya penghematan, kedua skala prioritas.  Pertanyaannya palang parkir tersebut masuk skala prioritas di DPRD Sulut atau tidak ?,” jelas dia.

Sebelumnya, Kepala bagian (Kabag) umum Sekretariat DPRD Sulut Jackson Ruaw mengatakan, anggaran untuk palang parkir sebesar Rp200juta. Sistem elektrik dan perpanjang palang pintu belum selesai, serta menunggu kartu akses yang dicetak. “Kalau sudah selesai semuanya akan dilakukan ujicoba,” ujar Ruaw, saat dihubungi SINDOMANADO.COM.

LPSE

Diketahui, pengadaan palang parkir berdasarkan data dari LPSE Non E-Tendering dengan pagu anggran Rp200.000.000 juta dengan nilai HPS Paket Rp199.787.500 diambil dari APBD 2018, tanggal pembuatan 26 Juli 2018.  Dengan nama paket pengadaan portal tempat parkir Kantor DPRD Sulut dan lingkup pekerjaan pengadaan portal palang parkir elektronik dan Palang Parkir Manual.

Pengadaan tersebut dikerjakan oleh CV. Paramarta, beralamatkan di Jalan Sulawesi No.24 Bahu, Kota Manado, Provinsi Sulut. Anggaran hasil negosiasi Rp198.011.000. (valentino warouw/rds)