Meiva Lintang Minta Pemerintah Perhatikan Kebutuhan Masyarakat Sambut Natal dan Tahun Baru

oleh
Meiva Lintang. (ist)

MANADO- Sambut hari Natal dan Tahun Baru, masyarakat mengunjungi pusat-pusat perbelanjaan serta pasar swalayan dan tradisional untuk mencari berbagai macam kebutuhan. Kestabilannya harga sangat penting untuk masyarakat di bulan Desember ini.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Meiva Lintang meminta kepada pemerintah untuk memperhatikan berbagai kebutuhan masyarakat dalam rangka penyambut Hari Natal dan Tahun Baru.

“Pemerintah harus bertanggungjawab menjaga kestabilan harga bahan pokok, serta untuk menekan inflasi, mengingat masyarakat saat ini sangat memerlukan bahak pokok tersebut untuk digunakan pada Hari H nanti,” ujar Lintang, juga sebagai Mantan Ketua DPRD Sulut, Jumat (21/12/2018)

Menurut dia, selain itu masyarakat juga butuh akan keamanan dan kenyamanan dalam merayakan natal dan tahun baru. Sebab itu, kiranya keamanan bisa juga diperhatikan oleh pemerintah, tentunya dengan berkoordinasi bersama TNI dan Polri.

“Kemudian juga pemerintah harus bertangungjawab terkait ketersediaan armada yang memadai untuk transportasi laut, mengingat banyak masyarakat dari kepulauan datang ke Kota Manado untuk berbelanja dengan menggunakan transportasi laut. Ini hal yang sangat penting untuk diperhatikan,” terang anggota Komisi IV DPRD Sulut itu.

Lanjut dia, pada hari H nanti masyarakat akan merayakan natal akan melakukan ibadah disetiap gereja masing-masing. “Ini juga bagian dari tanggungjawab oleh pemerintah tentunya juga dengan berkoordinasi TNI/Polri dan lainnya untuk menjaga keamanan nanti,” harap Lintang.

Dia menambahkan, kepada semua masyarakat kiranya bisa merayakan natal dan tahun beru dengan sederhana. “Saya dan keluarga mengucapkan banyak selamat hari natal 25 Desember 2018 dan menyongsong tahun baru 2019,” tambah  dia, juga sebagai calon anggota DPD-RI dapil Sulut

“Tuhan tetap berkarya dalam hidup kita untuk memberi masa depan yg cerah,” pungkas dia. (valentino warouw/rds)