Petugas Kebersihan Rayakan Natal Bersama KPASS Pangu Minahasa Tenggara

oleh
Suasana perayaan Natal KPASS bersama petugas kebersihan Pemkab Mitra, Selasa (25/12/2018). (ist)

RATAHAN- Menjadi hari yang tak disangka oleh beberapa petugas kebersihan pemerintah kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Selasa (25/12/2018), sekira Pukul 04:30 Wita subuh, dini hari.

Betapa tidak, disaat beberapa petugas kebersihan hendak mengumpul sampah warga di desa Pangu kecamatan Ratahan Timur, mereka justru diarahkan mengikuti ibadah Natal Kelompok Pencinta Alam Slankers Salak (KPASS) Desa Pangu Kecamatan Ratahan Timur Kabupaten Mitra.

Para petugas pun awalnya sempat kaget, namun pada akhirnya mengikuti perayaan Natal dengan khusyuk. Diketahui perayaan Natal ini memang sengaja dilakukan sederhana dengan perlengkapan seadanya tanpa mengurangi makna Natal.

Termasuk tidak ada pemberitahuan atau undangan sebelumnya bagi para petugas kebersihan. Perayaan pun dilakukan diluar ruangan terbuka beralas tanah dan beratap langit dihalaman sekretariat KPASS.

Ketua KPASS Desa Pangu, Steven Engka mengungkapkan, pihaknya sengaja mengarahkan para petugas kebersihan untuk mengikuti perayaan Natal bersama. Hal ini sebagai bentuk apresiasi bagi para petugas kebersihan yang selama ini menjadi ujung tombak kebersihan lingkungan.

“Jadi kami menyesuaikan dengan jam mereka (Petugas kebersihan) datang mengumpul sampah. Nah disaat itu, kita panggil mereka untuk bersama merayakan Natal,” ujar dia.

Juga dalam kesempatan ini, para petugas sampah diberi kado natal. Pihak KPASS mengakui jika para petugas kebersihan telah menjadi mitra KPASS yang juga konsen mengkampanyekan penyelamatan lingkungan.

“Kami berharap kedepan kita tidak hanya bermitra, tapi juga ikut menjadi duta lingkungan. Ini sebuah langkah kecil, namun akan menghasilkan dampak yang besar bagi masyarakat luas,” harap dia.

Diketahui, KPASS sendiri merupakan organisasi generasi muda yang bergerak dibidang lingkungan. Secara rutin organisasi ini menggelar kegiatan Angkasa (Angkat Sampah) dikawasan Hutan Gunung Potong dan diwilayah kecamatan Ratahan Timur. Langkah ini sebagai kampanye sekaligus edukasi bagi warga masyarakat tentang pengelolaan sampah yang baik dan benar. (KORAN SINDO MANADO/Marvel Pandaleke)