Ayo Daftar! KPU se-Sulut Butuh 54.775 Orang untuk Jadi KPPS

oleh -
KPU se-Sulut Butuh 54.775 Orang Untuk Jadi KPPS.

MANADO- Komisi Pemilihan Umum (KPU) se-Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) membutuhkan 54.775 Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk bertugas pada Pemilihan umum (Pemilu) 17 April 2019 di 7.825 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di Provinsi Sulut.

Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh mengatakan, kami membutuhkan tujuh anggota KPPS disetiap TPS yang ada di Provinsi Sulut, dimana TPS berjumlah 7.825 dan membutuhkan dua tambahan untuk pengamanan disetiap TPS.

“Bagi masyarakat yang ingin mendaftar silakan menghubungi KPU Kabupaten/Kota masing-masing nanti akan dijelaskan oleh Komisioner KPU yang ada di Kabupaten/Kota,” terang dia, saat sosialisasi badan adhoc, belum lama ini, kepada media.

Menurut dia, pembentukan KPPS nantinya pada satu bulan sebelum pemungutan suara. KPPS adalah bagian ujung tombak dari Pemilu 2019 nanti, tentu saja kami KPU akan melakukan perekrutan bagi pendaftar yang memilliki kemampuan.

“Untuk gaji atau pendapatan KPPS sendiri, dimana ketua KPPS Rp550.000 setiap kegiatan, Anggota KPPS Rp500.000 setiap kegiatan dan petugas pengamanan Rp400.000 setiap kegiatan. Namun, kami berharap untuk menjadi Anggota KPPS bukan dilihat dari gajinya tapi keinginan untuk bersama-sama menyukseskan Pemilu 2019,” harap dia.

Sementara itu, Komisioner KPU Sulut Salman Saelangi mengatakan, nantinya pendaftaran akan dibuka dibulan akhir Februari, untuk syarat dan ketentuan tentu berdasarkan PKPU Nomor 3 Tahun 2018 Tentang Pembentukan dan tata kerja PPK, PPS dan KPPS.

“Sebelumnya kami sudah membentuk PPK dan PPS dan sebulan sebelum pemilihan kami membentuk KPPS. Berharap kiranya masyarakat bisa berpartisipasi untuk mendaftar sebagai KPSS tentu berdasarkan syarat dan ketentuan,” harap dia.

Lanjut dia, untuk pendaftaran nanti masyrakat bisa menghubungi dan mendatangi langsung kantor KPU yang ada di Kabupaten/Kota juga sebagai sekretariat untuk melakukan pendaftaran.

“Semoga banyak masyarakat yang mendaftar sebagai KPPS nantinya untuk menjadikan Pemilu yang damai, aman, jujur dan adil,” pungkas dia. (valentino warouw)