3 Awak Tewas, Pesawat Atlas Air Menabrak Teluk Trinity

oleh -
Pesawat kargo yang dioperasikan Atlas Air jatuh dan menabrak Teluk Trinity di Amerika Serikat. Tiga awak pesawat tewas dalam insiden tersebut. Foto/Boeing

HOUSTON – Pesawat Boeing 767-300 yang dioperasikan Atlas Air Inc., jatuh dan menabrak Teluk Trinity di Anahuac, Texas. Sebanyak tiga awak dari pesawat tersebut meninggal.

Dua jasad di antaranya telah ditemukan pada hari Minggu di lokasi jatuhnya pesawat kargo bermesin ganda tersebut. Menurut Sheriff Chambers County, Brian Hawthorne, lokasi kecelakaan itu berada di sebelah timur Houston.

Pesawat terbang dari Bandara Internasional Miami dan kehilangan kontak radio sekitar 30 mil tenggara dari Bandara Intercontinental George Bush di Houston, pada hari Sabtu. Para pejabat mengatakan video pengintaian menunjukkan bahwa pesawat itu selama lima detik berada dalam turunan curam.

Menurut CBS News, Mesa Airlines telah mengonfirmasi bahwa salah satu karyawannya berada pesawat yang jatuh tersebut. Pilot penerbangan Air Atlas 3581 adalah Kapten Sean Archuleta. Dia telah menjadi pilot untuk Mesa Airlines sejak 2013.

“Ini adalah hari yang menyedihkan bagi seluruh Keluarga Mesa karena kami berduka atas kehilangan Kapten Sean Archuleta,” kata Jonathan Ornstein, ketua dan CEO perusahaan, yang dilansir Senin (25/2/2019). “Pikiran kita bersama keluarga Sean, keluarga kedua pilot Atlas Air, dan seluruh organisasi Atlas Air. Ini kerugian bagi semua penerbangan.”

Identitas dua korban lainnya belum dirilis. Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) mengatakan dalam briefing hari Minggu bahwa menemukan kotak hitam pesawat adalah prioritas tinggi ketika para penyelidik mencari melalui bidang puing.

Ketua NTSB Robert Sumwalt mengatakan pihaknya mengalami kesulitan menemukan kotak hitam karena pesawat tenggelam terlalu jauh di teluk berlumpur. NTSB melacak keberadaan kotak hitam dengan menggunakan “pinger”.

NTSB mengatakan rekaman video pesawat sebelum kecelakaan itu yang diambil oleh kamera dari lokasi yang berjarak sekitar satu mil, tidak akan dipublikasikan untuk beberapa waktu saat penyelidikan berlanjut.

Sementara itu, video dari KHOU-TV menunjukkan puing-puing di perairan dangkal Teluk Trinity. Ada hujan di area itu ketika kontrol lalu lintas udara kehilangan kontak dengan pesawat.

Pesawat kargo itu membawa paket untuk layanan Amazon Prime Air. Pesawat sudah mendekati bandara Houston ketika pengawas lalu lintas udara memperingatkan pilot tentang cuaca buruk.

SUMBER: WWW.SINDONEWS.COM

 

 

 

(Valentino Warouw)