Dikbud Manado Minta Kasek Komit Tingkatkan Mutu Pendidikan

oleh -
Kadis Dikbud Manado, Daglan Walangitan saat memaparkan komitmen naikan mutu pendidikan di Hotel Peninsula. (FOTO:Ilona Piri)

MANADO-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Manado berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan. Peningkatan mutu dilakukan dengan memastikan layanan di tiap satuan pendidikan lewat implementasi peraturan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas (Kadis) Dikbud Kota Manado, Daglan Walangitan. “Tiap satuan pendidikan (TK, SD dan SMP) diharapkan mengimplementasikan permen dan regulasi lainnya dengan baik. Peraturan yang menyangkut sistem penilaian harus benar-benar diikuti, seperti standar kompetensi nilai dan kehadiran minimal,” ungkapnya saat ditemui di sela Bimbingan Teknis (Bimtek) di Hotel Peninsula Manado, Rabu (29/5).

Daglan menghimbau tiap kepala sekolah (Kasek) lebih mengintensifkan supervisi terhadap kinerja guru. Jika ada siswa yang tidak mencapai standar kehadiran minimal maka guru wajib memanggil orang tua, jika tiga kali pemanggilan tak hadir wajib dilakukan home visit.

Kepala Sekolah (Kasek) SD Negeri 01 Manado Olga Wahani mengungkap, satuan kehadiran ditentukan oleh rapat dewan guru. Beberapa sekolah di Manado menerapkan 75% sebagai batas minimal kehadiran. Selain itu aturan permendikbud tentang capaian kelulusan mata pelajaran juga jadi indikator penting siswa naik kelas.

Jika seluruh regulasi dipenuhi dan berjalan dengan baik mutu pendidikan akan naik,” bebernya.

Pengamat pendidikan Sulut Max Rembang menilai, perangkat daerah terkait dalam hal ini dinas pendidikan harus mempunyai banyak formula lewat program-program kerja yang bermanfaat dalam menunjang kualitas pendidikan di setiap daerahnya.

Peningkatan mutu pendidikan pastinya harus juga ditunjang dengan sumber daya manusia tenaga pengajarnya yang mumpuni. Ini juga mesti diperhatikan baik kualitas serta sarana dan prasarana penunjang belajar dan mengajar,” ungkapnya.

Rembang menuturkan, pemahaman lewat program belajar bagi siswa SD dan SMP sangat penting untuk menyiapkannya masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, yaitu SMA dan SMK. Para pelajar ini jika sudah dibekali dengan pemahaman pendidikan yang berkualitas, pastinya saat melangkah ke tingkat pendidikan selanjutnya akan lebih mudah.

Kalau mereka sudah dibekali dengan pemahaman pendidikan yang baik, pastinya perkembangan pelajar bersangkutan akan lebih mudah beradaptasi dengan mata pelajaran di jenjang pendidikannya yang lebih tinggi. Nah, sebeliknya, jika pelajar tersebut kurang dibekali dengan pemahaman pendidikannya, maka akan berdampak pelajar bersangkutan sulit memahami pelajaran di jejang berikutnya. Ini mesti menjadi perhatian para guru dan kepala sekolah,” tandasnya. (Ilona piri/rivco)