Apresiasi Kinerja Wakil Rakyat, Gubernur Olly Tanggapi Catatan DPRD Sulut

oleh -
Tampak, suasana pelaksanaan Rapat Paripurna Pertanggungjawaban Gubernur Penggunaan APBD TA 2018. Gubernur Olly memberikan apresiasi kepada wakil rakyat yang boleh membahas pertanggungjawaban APBD tersebut. (ist)

MANADO-Enam Fraksi di DPRD Sulawesi Utara (Sulut) sepakat menerima pertanggungjawaban Gubernur terkait penggunaan APBD Tahun Anggaran (TA) 2018 di rapat paripurna yang digelar di Kantor DPRD Sulut, Senin (8/7/2019).

32 legislator hadir dalam sidang yang dipimpin Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw. Persetujuan DPRD dibacakan langsung Edwin Lontoh dari Fraksi Demokrat.

Lontoh mengatakan, penjelasan gubernur pada 2 Juli 2019 mendapat respon positif DPRD dengan melakukan pembahasan. “Setelah pembahasan, DPRD sepakat dan menyetujui Ranperda Pertanggungjawaban Gubernur untuk dijadikan Perda,” ungkapnya.

Meski begitu, DPRD memberikan sedikitnya 23 catatan kepada gubernur. Gubernur Olly sendiri memberikan apresiasi kepada para wakil rakyat tersebut yang telah berupaya membahas pertanggungjawaban Gubernur. “Saya pribadi memberikan apresiasi kepada DPRD dan masyarakat Sulut,” ucap Olly.

Menurutnya, dari 23 rekomendasi yang diberikan, ada lima hal yang menjadi perhatian seriusnya. Pertama, DPRD mengingatkan soal pengalokasian anggaran berdasarkan asas pemerataan.

Kita sudah lakukan itu. Ada banyak program kita sinergikan dengan program nasional. Intervensi untuk percepatan pembangunan infrastruktur,” jelasnya.

Kemudian, kedua, soal hasil reses DPRD, dikatakannya, pemerintah tetap menyesuaikan apa yang menjadi masukan ke DPRD. Ketiga, terkait pertanian dan harga kopra. “Kita sudha koordinasi ke pusat soal regulasi PPN Pertanian, dalam waktu dekat PPN akan terkoreksi,” ujarnya.

Begitu juga menyangkut jembatan penghubung Boluverd II ke Ring Road untuk dapat akses bandara. “Ini diselesaikan 2020 untuk jembatan penghubung Ring Road. Tahun 2019-2020 MORR dijanjikan pemerintah pusat sudah selesai,” paparnya.

Terakhir, terkait peningkatan fasilitas objek wisata. Gubernur menuturkan, pariwisata ditargetkan dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian daerah. “Ini akan jadi tolak ukur semua pembangunan infrastruktur. Jalur ke lokasi wisata, semuanya akan dibangun infrastuktur penunjangnya,” tukas Olly. (rivco tololiu)