Proses Penanganan Dugaan Pelecehan Seksual Oleh Oknum Legislator Sulut Mulai Kabur di Polres Tomohon

oleh -
Kapolres Tomohon, AKBP Raswin B Sirait. (Ist)

TOMOHON– Proses penanganan kasus dugaan pelecehan seksual terhadap gadis cantik ECS (30), warga Kecamatan Tomohon Utara, yang diduga dilakukan oleh oknum Legislator Sulut inisial MM alias Marthen dengan nomor laporan LP/436/VIII/2019/Sulut SPKT/Res-Tomohon tertanggal 25 Agustus 2019, diduga mulai kabur di Polres Tomohon.

Pasalnya, hingga saat ini, Selasa (27/8), terinformasi belum dilakukan pemeriksaan terhadap terlapor Marthen. Bahkan, ada upaya untuk jalur damai antara pelapor dan terlapor. Padahal pihak kepolisian telah resmi mengeluarkan nomor Laporan Polisi (LP).

Saat dikonfirmasi, Kapolres Tomohon AKBP Raswin B Sirait membenarkan adanya kasus tersebut. Menurutnnya, pihaknya sementara melakukan pengembangan kasus.

“Sorry. kalo untuk waktunya, Kasat reskrim yang lebih mengetahui. Kasus ini dalam penyelidikan ya,” ujar dia, saat dihubungi KORAN SINDO MANADO/SINDOMANADO.COM, Selasa (27/8/2019), melalui pesan Whatsapp.

Sementara itu, Kasat Reskrim Iptu Yulianus Samberi, ketika dikonfirmasi wartawan terkait kasus pelecehan seksual yang melibatkan terlapor MM oknum legiator DPRD Sulut membenarkan laporan tersebut.

“Terkait kasus tersebut memang benar dilaporkan namun masih dalam tahap penyelidikan. Terkait Perkembangan Kasus akan diberitahukan kepada pelapor,” pungkas dia. (Fernando Kembuan)