Simon Aling Digadang Pimpin APDESI Minahasa Tenggara

oleh -
Simon Aling, Kepala Desa Mangkit. (Ist)
RATAHAN – Jabatan Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (APDESI) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) menjadi incaran sejumlah Hukum Tua (Kumtua).
Hal ini seiring berakhirnya masa jabatan ketua APDESI Mitra hingga sejumlah pengurus yang tidak lagi terakomodir dalam Pilhut serentak tahun 2019.
Beberapa nama mulai dihembus sebagai kandidat kuat memegang amanah organisasi himpunan para Kumtua. Salah satunya Simon Aling selaku Kumtua terpilih dua periode desa Mangkit. Aktifis yang kerap berkecimpung dibidang agraria ini dinilai punya kapabilitas yang mumpuni.
Dukungan terhadap Simon Aling ikut disuarakan Roy Wondal yang notabene merupakan sekretaris APDESI Mitra periode 2014-2019.
“Kan sekarang kepengurusan APDESI sudah berakhir. Saya sebagai pengurus lama sebetulnya ingin kelanjutan organisasi ini bisa memberikan kontribusi lebih bagi daerah. Ada beberapa senior seperti Simon Aling yang bagi saya punya kemampuan,” terang Wondal.
Menjawab dukungan tersebut, Simon Aling mengaku jika dirinya siap jika memang harus diberikan tanggung jawab sebagai Ketua APDESI. Baginya APDESI adalah organisasi strategis yang nantinya bisa menjadi wadah sinergitas internal antar pemerintah desa.
“Kalau memang dari teman teman mempercayakan sekaligus ijin dari pimpinan dalam hal ini bupati, tentu ini amanah. Saya harus siap,” ujar tokoh sentral yang memperjuangkan redistribusi lahan HGU di Desa Mangkit ini.
Nama lain yang ikut dimunculkan dalam bursa APDESI Mitra dua mantan legislator yakni Kumtua Tombatu Dua Tengah Jois Tuda dan Kumtua Desa Kali Jacksen Mokat.
Dipihak lain, Tokoh pemuda Kabupaten Mitra, Jendry Kawulusan berharap APDESI Mitra bisa sebagai organisasi perhimpunan para Kumtua yang punya kontribusi nyata. Tidak sekedar wadah komunikasi, mediasi dan advokasi diinternal, melainkan bisa melahirkan wadah untuk melahirkan gagasan produktif bagi kemajuan bersama Desa yang ada di Mitra.
“APDESI Mitra jangan sekedar organisasi formalitas. Harapan masyarakat juga bagaimana APDESI mampu mengubah citra desa dengan melahirkan gagasan inovatif. Maka dari itu diperlukan kepengurusan APDESI yang punya jiwa kepemimpinan yang transformasional. Inikan selaras dengan kepemimpinan Presiden Jokowi yakni membangun negara dari desa,” timpalnya. (marvel pandaleke)