Pohon Natal ‘Knalpot Racing’ Hiasi Mapolres Tomohon

oleh
Pohon Natal yang berdiri megah dan dihiasi ornamen-ornamen Natal itu, ternyata berbeda dari pohon natal biasa yang biasa kita jumpai pertokoan, kantor instansi pemerintah atau di rumah.

TOMOHON -Sebuah pohon Natal berdiri tegak dengan tinggi sekira dua meter, menghiasi ruangan unit pelayanan Satuan Lalu-Lintas (Satlantas) Polres Tomohon

Pohon Natal yang berdiri megah dan dihiasi ornamen-ornamen Natal itu, ternyata berbeda dari pohon natal biasa yang biasa kita jumpai pertokoan, kantor instansi pemerintah atau di rumah.

Sebab, pohon Natal yang ada di Mapolres Tomohon ini dibuat khusus dari tumpukan kenalpot racing kendaraan bermotor roda dua, hasil sitaan Polres Tomohon hasil operasi Patuh dan operasi Zebra selang tahun 2019.

Kapolres Tomohon AKBP AKBP Raswin Sirait melalui Kasat Lantas Iptu Hadi Siswanto, kepada KORAN SINDO MANADO menuturkan, pembuatan pohon Natal ini butuh waktu hampir satu minggu merangkai pohon Natal ini sehingga nampak seperti ini. Kata dia, tujuan dibuatnya pohon Natal ini agar memberikan edukasi kepada masyarakat, bahwa knalpot seperti ini tidak sesuai dengan aturan yang berlaku bagi kendaraan roda dua untuk digunakan di jalan umum atau jalan raya. Sebagaimana knalpot racing hanya digunakan di lokasi sirkuit untuk balapan resmi.

“Ada sekira 40 knalpot yang kita gunakan untuk menyusun pohon Natal ini. Semua knalpot yang kita gunakan didapat dari hasil operasi pihak Satlantas Polres Tomohon sepanang tahun berjalan ini,” kata Kasat Lantas Siswanto, Jumat, 13/12/2019.

Ide pembuatan pohon Natal dari knalpot racing, menurut Siswanto untuk mengurangi bahan yang sudah tidak berguna atau bahan ronsokan untuk dimanfaatkan kembali. Apalagi saat ini sudah memasuki perayaan Natal bagi umat Kristiani, sehingga perlu adanya Pohon Natal yang artinya, Polres Tomohon ikut menyemarakan perayaan hari raya besar umat Kristen ini.

Siswanto juga berpesan, bagi masyarakat Kota Tomohon khususnya yang memiliki kendaraan bermotor baik roda dua dan empat untuk tidak mengunakan knalpot racing. Hal ini agar tidak menggagu perayaan ibadah Natal.

“Berharap ini dapat diperhatikan bagi masyarakat. Sebab, petugas Satlantas tidak senggan untuk mengambil tindakan jika kedapatan kendaraan yang mengunakan knalpot racing,” tandasnya.

(fernando kembuan)