Aston Manado Hotel Gelar Ibadah Natal

oleh
Sukacita menyambut Natal disyukuri para karyawan dan karyawati Hotel Aston Manado dengan menggelar ibadah Natal, Jumat (13/12). Ibadah yang mengambil tema 'The Brightest Way' berlangung khidmat dan meriah karena dikemas dengan nuansa modern. KORAN SINDO MANADO

MANADO—  Aston Manado Hotel  menggelar perayaan Natal dengan mengangkat tema ‘The Brightest Way’, Sabtu, 14/12/2019.

Perayaan natal ini dihadiri pimpinan karyawan bersama keluarga karyawan. Tak hanya itu, Aston Manado Hotel juga mengundang mitra bisnis, mulai dari hotelier, klien, media, hingga pemerintah setempat.

General Manager Aston Manado Hotel Johan Lolong menerangkan, kegiatan ibadah Natal merupakan program tahunan yang terus digelar pihak hotel, untuk memperingati hari kelahiran Juru Selamat. “Ini sudah menjadi agenda kami setiap tahun, kami harap dalam ibadah ini bisa membangkitkan semangat para karyawan dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggungjawab,” ujar Johan.

Sukacita menyambut Natal disyukuri para karyawan dan karyawati Hotel Aston Manado dengan menggelar ibadah Natal, Jumat (13/12). Ibadah yang mengambil tema ‘The Brightest Way’ berlangung khidmat dan meriah karena dikemas dengan nuansa modern.

Sebelum ibadah, Ketua Pengurus Badan Kerohanian Hotel Aston Manado, Anastasia, menyapa para tamu undangan dan memberikan sambutan. Menurut dia, ibadah Natal menjadi program rutin Hotel Aston setiap menyambut kelahiran Yesus Kristus. Ia berharap momen tersebut bisa membawa semangat baru bagi semua karyawan dalam menjalani aktivitas  pekerjaan setiap hari. “Yang paling penting kebersamaan kita bisa terus terjalin,” kata Anastasia.

Dikatakannya, selain ibadah, Hotel Aston sebelumnya telah melakukan beragam agenda sosial. Salah satunya kunjungan ke Panti Werda untuk berbagi berkat. “Kalau tahun sebelumnya kami datangi panti asuhan anak-anak, tahun ini agak berbeda. Namun tujuannya sama yaitu untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama,” ujarnya.

Sementara itu, ibadah yang dipimpin Pendeta Herly Rolos. Dia  mengajak jemaat yang hadir menjadi terang Natal yang sesungguhnya. Herly menjelaskan, terang yang dimaksud adalah kesederhanaan dan membagikan kebahagiaan bersama orang-orang yang kurang beruntung. Ia berpesan agar perayaan Natal tidak disambut dengan kemeriahan apalagi foya-foya. “Karena sejatinya Kristus lahir di kandang domba. Di situ menunjukan suasana memprihatinkan. Jadi marilah menjadi terang Natal yang sebenarnya,” ajak Gembala Jemaat GPDI Filadelfia Lelema ini. (alfrits semen/stenly sajow)