Keluarga Indru Khatrani, Pemilik Toko Setia Bersama, Bernostalgia di Kota Tomohon

oleh -
Tuan Indru Khatrani berfoto di depan bekas toko Setia Bersama (Saat ini Aneka) saat berkunjung ke Tomohon. (FOTO: Istimewa)

TOMOHON— Warga Kota Bunga pastinya masih inggat kisah berbelanja di toko serba ada era 70-an. Apalagi bagi orang tua zaman itu yang berburu perlengkapan seragam sekolah, kerajinan tangan hingga olahraga.

Pastinya tidak lupa akan kehadiran Toko Setia Bersama yang dikelola oleh keluarga berdarah India. Ya, Indru Khatrani yang menjadi owner toko serba ada ini merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang sejak 2005 telah tinggal di negeri Bollywood.

Belasan tahun setelah toko mereka tutup, kini keluarga Indru Khatrani menyempatkan diri berkunjung ke Tomohon pada Rabu-Kamis(8-9/1/2020). Tuan Indru, sapaan akrab pemilik toko ini meski memiliki darah asli India namun mengakui tidak cakap berbahasa negeri yang terkenal dengan salah satu keajaiban dunia Taj Mahal.

“Saya lahir di Tomohon 69 tahun lalu dan besar di tempat orang tua saya yang saat ini telah menjadi Gereja Pantekosta yang terletak di kelurahan Paslaten Dua. Tidak paham bahasa India tetapi masih cakap berbahasa Tombulu,” jelas tuan Indru saat berkunjung ke mantan tetangga mereka yang masih berada di kompleks pertokoan pusat Kota Tomohon.

Karena lahir dan besar di Tomohon, dirinya merasa rindu untuk bisa pulang kampung. “Saya senang pernah tinggal di Tomohon, terlebih karena orang-orang di sekitar kami yang ramah, baik hati dan selalu menganggap kami seperti saudara,” lanjutnya sembari menjelaskan kerinduaanya akan kota ini.

Meski telah kembali ke tanah leluhurnya, tuan Indru sendiri tetap menyandang warga negara Indonesia. “Setiap tanggal 17 Agustus saya aktif mengikuti upacara memperingati HUT Proklasi di Mumbay-India,” lanjutnya.

Dalam kesempatan berkunjung ke Tomohon, dirinya bersama keluarga sempat mengunjungi toko yang dulunya sempat menjadi tempat usaha mereka. “Kemajuan Tomohon sudah luar biasa, sudah banyak pembangunan di sini. Saya sempat berkunjung di sini sekira 2011 lalu tetapi ini sudah jauh lebih berkembang,” lanjutnya didampingi isterinya Neeta Khatrani yang merupakan Warga Negara India.

Pertemuan dengan beberapa warga Tomohon nampak penuh emosional, diantaranya Judi Turambi salah satu tokoh masyarakat Tomohon. “Tuan Indru ini siapa yang tidak kenal di Tomohon, mulai dari ayahnya yang membuka toko dilanjutkan oleh keluarganya selalu menyediakan perlengkapan sekolah mulai dari seragam, sepatu, perlatan kerajinan hingga perlengkapan olah raga pasti selalu membelinya di toko Setia Bersama milik keluarga mereka,” jelas Turambi di sela-sela perbincangan dengan keluarga Indru.

Mungkin masyarakat saat ini ada yang tidak tahu, keempat anak tuan Indru lahir di RS Bethesda Tomohon dan bersekolah di sini. “Sehingga wajar saat mereka berkunjung kembali di Tomohon banyak warga yang antusias untuk bertegur sapa, terlebih para langganan toko Setia Bersama,” lanjutnya.

Nampak beberapa warga yang berkesempatan berjumpa keluarga ini bernostalgia bagaimana kenangan belanja di toko Setia Bersama terlebih proses tawar menawar yang masih melekat dalam kenangan. Toko mereka beroperasi sejak 1972-2005, memenuhi kebutuhan masyarakat Tomohon. Rencananya mereka tidak akan berlama-lama di Indonesia karena sudah harus kembali ke India. (Wailan Montong)