29 Kasus Baru, 21 Orang Berdasarkan Pemeriksaan Lapangan Dinas Kesehatan

oleh -
Dokter Steaven Dandel. (FOTO:Istimewa)

MANADO- Jumlah pasien terkonfirmasi positif pada Minggu (24/5/2020) kembali meningkat drastis. Berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), terdapat total tambahan 29 pasien positif Covid-19 di Sulut, banyak diantaranya merupakan hasil ekspansi rapid test dan swab yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Sulut mapun Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten/kota.

Berikut Rincian ke-29 pasien terkonfirmasi positif yang merupakan pasien ke-202 sampai dengan pasien ke-230 di Sulut:

1. Pasien 202: Perempuan, 54, asal Talaud, merupakan pelaku perjalanan dari Manado.
2. Pasien 203: Perempuan, 17, asal Talaud, merupakan pelaku perjalanan dari Manado.
3. Pasien 204: Laki-laki, 42, asal Manado, telah meninggal pada 15 Mei 2020 lalu, memiliki penyakit penyerta gagal ginjal.
4. Pasien 205: Laki-laki, 42, asal Talaud, terkoneksi dengan Pasien 202 dan 203.
5. Pasien 206: Laki-laki, 1, asal Talaud, terkoneksi dengan Pasien 202, 203, dan 205.
6. Pasien 207: Perempuan, 48, asal Manado, telah meninggal pada 17 Mei 2020 lalu, memiliki penyakit penyerta Tuberkulosis paru.
7. Pasien 208: Perempuan, 17, asal Manado.
8. Pasien 209: Perempuan, 25, asal Manado, bagian ekspansi screening rapid test dan swab oleh Dinkes Manado.
9. Pasien 210: Laki-laki, 70, asal Manado, sebelumnya merupakan pasien dalam pengawasan (PDP) di rumah sakit (RS) yang ada di Manado.
10. Pasien 211: Perempuan, 36, asal Minut, sebelumnya merupakan PDP di RS yang ada di Manado.
11. Pasien 212: Perempuan, 57, asal Bitung, sebelumnya merupakan PDP di RS yang ada di Bitung.
12. Pasien 213: Perempuan, 26, asal Manado, bagian ekspansi screening rapid test dan swab oleh Dinkesda Sulut.
13. Pasien 214: Laki-laki, 51, asal Manado, merupakan kontak erat resiko tinggi (KERT) dari Pasien 74.
14. Pasien 215: Laki-laki, 25, asal Manado, bagian ekspansi screening rapid test dan swab oleh Dinkesda Sulut.
15. Pasien 216: Laki-laki, 54, asal Manado, sebelumnya merupakan PDP di RS yang ada di Manado.
16. Pasien 217: Perempuan, 33, asal Minut, bagian ekspansi screening rapid test dan swab oleh Dinkes Minut.
17. Pasien 218: Laki-laki, 28, asal Manado, bagian ekspansi screening rapid test dan swab oleh Dinkesda Sulut.
18. Pasien 219: Perempuan, 60, asal Manado, bagian ekspansi screening rapid test dan swab oleh Dinkes Manado.
19. Pasien 220: Laki-laki, 50, asal Minut, bagian ekspansi screening rapid test dan swab oleh Dinkes Minut.
20. Pasien 221: Laki-laki, 59, asal Manado, bagian ekspansi screening rapid test dan swab oleh Dinkes Manado di Pasar Pinasungkulan.
21. Pasien 222: Laki-laki, 46, asal Minut, sebelumnya merupakan PDP di RS yang ada di Minut, telah meninggal pada 18 Mei 2020 lalu, memiliki penyakit penyerta TB Paru.
22. Pasien 223: Perempuan, 6, asal Manado, merupakan KERT dari Pasien 57.
23. Pasien 224: Perempuan, 44, asal Manado, bagian ekspansi screening rapid test dan swab oleh Dinkesda Sulut.
24. Pasien 225: Perempuan, 39, asal Manado, merupakan KERT Pasien 41.
25. Pasien 226: Perempuan, 57, asal Manado, bagian ekspansi screening rapid test dan swab oleh Dinkes Manado di Pasar Pinasungkulan.
26. Pasien 227: Laki-laki, 50, asal Manado, bagian ekspansi screening rapid test dan swab oleh Dinkes Manado di Pasar Pinasungkulan.
27. Pasien 228: Laki-laki, 45, asal Manado, bagian ekspansi screening rapid test dan swab oleh Dinkes Manado di Pasar Pinasungkulan.
28. Pasien 229: Perempuan, 18, asal Manado, bagian ekspansi screening rapid test dan swab oleh Dinkes Manado.
29. Pasien 230: Perempuan, 43, asal Manado, merupakan KERT dari Pasien 57.

Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sulut, dr Steaven Dandel, dari 29 kasus yang bertambah pada hari ini, hanya ada 8 kasus yang statusnya sebelumnya ialah PDP.

“Tetapi ada 21 pasien yang ditemukan berdasarkan kegiatan aktif screening di lapangan, baik terhadap kontak erat resiko tinggi (KERT) maupun pelaku perjalanan dan juga daerah dengan Cluster yang sudah kita identifikasi,” ujarnya saat konferensi video bersama wartawan.

Berdasarkan Fakta itu, maka apabila pihaknya hanya menunggu di rumah sakit (RS) dan penelusuran hanya dilakukan kepada mereka yang datang di RS, maka pihaknya bisa kehilangan dan tidak mendapat 60% kasus yang ada.

“Ketika kita melakukan ekspansi dan memperluas jejaring pemeriksaan, dan memeriksa secara lebih masif, maka kemudian kita bisa mendapat disini 60% yang dicari secara aktif,” imbuh Dandel.

Adapun, dengan ketambahan 29 pasien posirif covid-19 baru di Sulut, maka total akumulatif pasien covid-19 di Sulut sebanyak 230 pasien, dimana 34 orang telah dinyatakan sembuh, 18 orang meninggal dan 178 orang sementara dilakukan perawatan di rumah sakit yang ada di Sulut. (Fernando Rumetor)