TONDANO– Pemerintah Desa (Pemdes) Passo, Kecamatan Kakas Barat mulai menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) bersumber dari dana desa (DD) kepada 144 kepala keluarga (KK) dipantau langsung anggota DPRD Minahasa Deby Kaseger (Partai Demokrat) bersama Ansye Taniowas (Partai Nasdem), di kediaman Bendahara Desa Nelfin Mamentu, Selasa (26/5/2020).

Hukum Tua (Kumtua) Desa Passo Johny Wehantow menyampaikan, untuk dana yang dialokasikan khusus untuk penerima BLT sekira Rp259 juta.

“BLT DD ini dialokasikan 30% dari DD atau sekira Rp259 juta untuk 144 KK selaku penerima,” sebut Wehantow.

Untuk penyalurannya, lanjut Kumtua, tetap mengikuti protap pencegahan covid-19 sehingga tidak terjadi penumpukan. “Kami mengimbau kepada masyarakat agar mengikuti protap yang ada bila akan menerima BLT. Meski ada sesekali terjadi penumpukan warga, tapi bisa diatur dan berlangsung aman, terkendali,” katanya.

Dia menyampaikan, untuk penerima BLT supaya memperhatikan imbauan pemerintah. Bantuan yang disalurkan hanya digunakan untuk kebutuhan pokok sehari-hari, jangan ada yang menggunakannya untuk hal-hal yang tidak diinginkan atau diluar ketentuan.

“Kepada warga penerima, sekali lagi kami menyampaikan agar bantuan yang sudah diberikan digunakan untuk menopang kebutuhan sehari-hari, jangan disalahgunakan untuk hal-hal negatif. Seperti main judi atau dibelanjakan minuman keras,” tegasnya.

Jika ditemukan, kata Kumtua, ada sanksi tegas. Perangkat desa berhak mengganti bagi yang tidak membelanjakan bantuan ini untuk kebutuhan pokok. “Aturannya jelas, BLT ini dialokasikan untuk membantu warga dalam mencukupi kebutuhan pokok. Jika tidak diindahkan arahan kami, maka pemerima tersebut layak diganti,” sampainya.

Sementara itu, kata Wehantow, Pemdes Passo pun terus berkoordinasi dengan pihak PT Pos Indonesia untuk penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) Kemensos, dan untuk Desa Passo kebagian 135 KK sebagai penerima.

“Penyaluran BST di Passo pun sudah berlangsung sejak kemarin dan hari ini. Sudah ada beberapa keluarga yang menjemput bantuan ini ke Kantor Pos,” tandasnya. (Martsindy Rasuh)