Terdampak Covid-19, Seniman Tomohon Mulai Tersentuh Bantuan

oleh -
Bantuan untuk para seniman di Kota Tomohon. (Istimewa)

TOMOHON- Situasi pandemi Covid-19 mengakibatkan berbagai sektor mengalami penurunan drastis. Dalam sektor ekonomi, situasi ini semakin terasa bagi para seniman di Kota Tomohon. Sebagai wujud kekeluargaan meringankan beban sesama seniman yang tergabung dalam Ikatan Seniman Tomohon (Isento), mengadakan program berbagi kasih, belum lama ini.

Satu gerakan sederhana yang setidaknya diyakini bisa membantu kebutuhan sehari-hari. Ketua Isento Joudy Aray menuturkan, kegiatan ini disponsori oleh salah satu pemerhati budaya R Ay. Dominica Diniafiat yang selalu peduli akan keberadaan seniman dan budayawan termasuk yang ada di Sulut. “Menyikapi situasi saat ini terkait dampak Covid-19 yang semakin terasa, terlebih bagi para seniman maka kami coba membuat grakan sederhana lewat kegiatan Isento berbagi kasih,” jelas Aray.

Dalam situasi ini, sebagai sesama insan seni dan budaya bersama mewujudkan gotong royong membantu sesama. “Pengurus telah menerima 100 paket bantuan yang akan disalurkan. Dengan menjaga protokol kesehatan yang ada, jadi dari pengurus yang akan mendistribusikan langsung ke rumah-rumah,” lanjutnya saat diwawancarai di RBN Wale Mazani.

Pengurus Isento saat membawakan bantuan ke budayawan Tomohon Ben Palar. (FOTO: Istimewa)

Pihaknya tentu berterima kasih sebesar-besarnya kepada R.Ay Dominica Diniafiat yang telah membantu meringankan beban Isento di situasi ini. “Kami mewakili pengurus mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak sponsor. Kiranya lewat dukungan ini, para seniman dan budayawan Tomohon bisa tetap semangat dalam mewujudkan karyanya meski di tengah situasi pandemi,” harapnya.

Di tempat yang sama, pengurus lainnya juga yakni Wakil Ketua Meidy Moningka dan Charen Mandagi selaku Sekretaris mengatakan masih ada beberapa kegiatan yang dijadwalkan. “Ini disadari jumlah masih terbatas, sehingga yang menjadi prioritas mereka yang benar-benar terdampak. Semoga lewat kegiatan ini juga, mengetuk pintu hati donatur yang lain untuk membelantu para seniman,” tukas keduanya sembari bergegas mendistribusikan bantuan. (Wailan Montong)