MANADO- Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ketambahan 26 kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19, Selasa (16/6/2020).
Diketahui, dari 26 kasus tersebut, beberapa kasus diantaranya datang dari hasil pemeriksaan swab di laboratorium (Lab) polymerase chain reaction (PCR) yang dimiliki oleh pihak swasta yang ada di Sulut.
Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Covid-19 Sulut, dr Steaven Dandel mengatakan bahwa beberapa lab PCR swasta telah beroperasi di Sulut dan merupakan bagian dari sistem yang dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan.
“Yang mengizinkan lab swasta yang mempunyai kapasitas dan kemampuan untuk pemeriksaan PCR, untuk bergabung dalam kegiatan diagnostik maupun surveilans dari Covid-19 ini lewat pemeriksaan swab,” ujarnya saat konferensi video bersama wartawan.
Kata Dandel, lab-lab PCR swasta yang ada di Sulut tersebut, dalam beberapa hari terakhir telah melaporkan adanya beberapa kasus pasien positif Covid-19 yang ditemukan oleh mereka.
“Tentunya kita berharap dengan kehadiran lab swasta ini, akan menambah kapasitas pemeriksaan PCR di Sulut, walaupun ada konsekuensi terkait komponen pembiayaan di dalamnya, karena bukan tergabung dalam layanan yang disedikan gratis oleh Gugus Tugas Covid-19 Sulut,” jelasnya.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkesda Sulut itu membeber bahwa lab PCR swasta ini bisa diakses lewat paket berbayar. “Tetapi keabsahan dan sistem yang dikembangkan oleh lab ini juga diakui oleh Kementerian Kesehatan,” tandas Dandel.
Terkait sistem pelaporan dari lab-lab tersebut, ucap Dandel, telah ada di sistem pelaporan yang ada secara nasional. “Jadi beberapa hari ini kemudian sudah ada kasus yang dilaporkan dari sistem pelaporan nasional ini,” ungkapnya. (Fernando Rumetor)


Tinggalkan Balasan