Residivis Pelaku Penganiayaan dan Pembakaran Ranmor Berhasil Diringkus

oleh -
Kapolresta Manado Kombes Pol Elvianus Laoli dan Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Thommy Aruan Saat jumpa pers di ruangan Kapolresta, Senin (6/7/2020). (FOTO: Deidy Wuisan)

MANADO- Tim Gagak Hitam Rayon Tikala dan Citraland Plug B Polresta Manado, patut diberikan apresiasi. Pasalnya, tim yang di pimpin Aipda Jusak Panambunan berhasil mengamankan pelaku berinisial IM alias Bemo, 35, Warga Kelurahan Ketang, Kecamatan Singkil. Pasalnya, residivis sejumlah kasus di Kota Manado ini telah melakukan kasus kekerasan terhadap barang (Sepeda motor) dan orang.

Penangkapan itu terjadi pada hari pada Sabtu (04/07) sekitar pukul 05.00 WITA di Kelurahan Banjer, Kecamatan Tikala lebih tepatnya di lorong Kapet.

Dari informasi yang dirangkum, pada Senin (15/6/2020) sekirapukul 14.00 WITA telah terjadi pembakaran sepeda motor di Kelurahan Ternate Baru Lingkungan 1, Kecamatan Singkil, Kota Manado yang dilakukan oleh pelaku atas nama Bemo Cs. Dan pada Jumat (3/7/2020) pukul 18.00 WITA  bertempat di Kelurahan Dendengan Luar Lingkungan II, Kecamatan Paal ll, telah terjadi penganiayaan menggunakan senjata tajam yang dilakukan oleh lelaki IM alias Bemo .

Tim Gagak Hitam Royan Tikala dan Citraland Plub B melakukan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket). Pada hari Jumat (3/7/2020) sekira pukul 22.30 WITA saat melakukan patroli Team Rayon Tikala dan Citraland Gagak Hitam Polresta Manado mendapatkan informasi bahwa pelaku IM alias Bemo akan melarikan diri ke luar Kota Manado.

Berdasarkan laporan tersebut, Tim Rayon Tikala dan Citraland langsung melakukan pengejaran di lokasi tempat pesembunyian pelaku IM alias Bemo namun tidak ditemukan. Tim kemudian lanjut melakukan Patroli ke wilayah Perkamil. Saat melewati  wilayah champet Banjer, tim rayon mendapati pelaku Bemo sedang berada di dalam sebuah mobil yang saat itu akan bergerak. Tidak mau buruanya lolos, tim kemudian langsung memberhentikan kendaraan tersebut. Pelaku mecoba melarikan diri dan berhasil dikejar oleh anggota rayon, setelah diamankan, ternyata di pinggang sebelah kiri pelaku terdapat Sajam dan saat tersebut akan diamankan terjadi perlawanan oleh pelaku, akhirnya Sajam tersebut mengenai tangan dari pelaku IM alias Bemo. Tim kemudian langsung membawa pelaku ke Rumah Sakit Bayangkara untuk dirawat. Setelah selesai dirawat pelaku langsung digiring ke Polsek Singkil untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Kapolresta Manado Kombes Pol Elvianus Laoli saat jumpa pers Senin (6/7/2020) membenarkan adanya penangkapan itu. ” Saat ini pelaku sudah diamankan bersama dengan satu buah senjata tajam jenis samurai panjang dan satu buah senjata tajam jenis pisau besi putih, tersangka yang merupakan residivis kambuhan. Tersangka terancam Pasal 351 tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” ujar Laoli. (Deidy Wuisan)