Proses Hukum Dugaan Skandal Oknum Ketua KPU Bitung Terkesan Stagnan di Polres Bitung

oleh -
ilustrasi. (ist)

BITUNG- Penanganan dugaan kasus perzinahan yang menyeret oknum Ketua KPU Bitung inisial DS alias Des dan ST oknum anggota PPK Kecamatan Matuari terkesan jalan di tempat atau terkesan stagnan.

Pasalnya, kasus yang dilaporkan Hanny Jantri Tangkilisan yang juga sebagai suami sah dari ST ke Polsek Matuari nomor: STPL/129/VII/2020/Res Btg/Sek Matuari, tanggal 18 Juli 2020 yang telah dilimpahkan ke Polres Bitung sudah hampir seminggu berjalan lambat. Bahkan, pelapor belum dilakukan BAP oleh penyidik Polres Bitung.

“Masih dalam penyelidikan, nanti akan diberitahukan jika ada perkembangan baru,” ujar Kasat Reskrim Polres Bitung AKP Taufiq Arifin, saat dikonfirmasi KORAN SINDO MANADO/SINDOMANADO.COM via whatsapp, Selasa (28/7/2020).

Saat ditanyakan lagi mengenai panggilan pemeriksaan, Arifin mengaku akan memanggil para saksi. “Minggu ini mau panggil saksi­saksi di TKP,” sebutnya.

Terpisah, pelapor Hanny Jantri Tangkilisan mengatakan, hingga saat ini belum mendapat panggilan sejak melaporkan kasus tersebut. “Kalau ada perkembangan baru saya beri informasi, namun saya juga sementara membuat laporan ke DKPP Pusat sesuai dengan format laporan DKPP. Datanya sementara saya lengkapi, semoga minggu ini bisa dikirim,” beber Hanny.

Sementara itu, Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh saat ditanyakan apakah dari KPU Sulut bisa atau akan mencabut jabatan DS sebagai ketua KPU Bitung, pihaknya akan konsisten dalam melaksanakan aturan. “Sesuai ketentuan, jika DS ditetapkan sebagai tersangka maka akan diberhentikan sementara,” pungkas Mewoh. (yappi letto/ valentino warouw)

 

BERITA TERKAIT:

Dugaan Skandal Ketua KPU Bitung, Pelapor Segera Mengadu ke DKPP dan Bawaslu

Diduga Terlibat Skandal dengan Oknum PPK, Ketua KPU Bitung Terancam Dipecat

Diduga Lakukan Perzinahan, Ketua KPU Bitung Dilapor, Pengacara Bantah dan Sebut Akan Lapor Balik