Jadi Prime Mover Perekonomian Daerah, Strategi Bangkitkan Kembali Pariwisata Disiapkan

oleh -
Pemerintah pusat mendukung penuh pengembangan pariwisata di Provinsi Sulut. Tampak, Presiden Jokowi saat meninjau lokasi pengembangan KEK Pariwisata Likupang di Minut. (Istimewa)
MANADO – Sektor pariwisata di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sangat terpukul akibat pandemi Covid-19.
Menyikapi hal itu, Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw tak patah semangat. Keduanya berupaya menyiapkan rebound pariwisata untuk mendorong peningkatan perekonomian daerah dan masyarakat.
“Pariwisata adalah prime mover perekonomian daerah,” ungkap Gubernur Olly Dondokambey, Kamis (30/7/2020).
Menurutnya, pandemi Covid-19 belum pasti kapan berakhir. Olehnya, kata Olly, upaya pemulihan ekonomi termasuk di sektor pariwisata harus mulai berjalan, sembari tetap memprioritaskan penanganan penyebaran Covid-19.
“Makanya, pemulihan ekonomi dan penanganan Covid-19 harus berjalan seiringan. Pemulihan ekonomi pastinya harus didukung bersama semua elemen masyarakat untuk mematuhi protokol pencegahan Covid-19.
“Pandemi ini belum berakhir. Warga yang beraktivitas di masa new normal ini, jangan sekali menyepelehkan pemakian masker, cuci tangan dan jaga jarak,” tuturnya.
Dirinya juga terus memberi motivasi dan menyemangati stakeholder pariwisata di daerah ini untuk bangkit menghadapi era baru.
“Kita dorong agar stakeholder pariwisata kembali menata kembali destinasi, hotel dan resort dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) Sulut, Henry Kaitjily mengaku, sesuai arahan gubernur telah disiapkan strategi untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata.
“Diantaranya kita menyiapkan Aplikasi Pasiar Jo, agar bisa kembali menarik minat wisatawan ke Sulut. Sejumlah objek-objek wisata telah kita dorong untuk dilakukan bersih-bersih dan penataan,” ungkapnya.
Pihaknya juga, kata Kaitjily, tengah menyusun panduan pariwisata untuk dapat diterapkan kepada para pelaku pariwisata.
“Jika para stakehokder telah siap, maka pasti akan dilakukan pembukaan dan reaktivasi secara bertahap. Sektor pariwisata memang harus dikembangkan karena menjadi pendongkrak perekonomian,” tandasnya. (rivco tololiu)