Dinkesda Sulut Siapkan Pelayanan Kesehatan Tradisional Berbentuk Ramuan dan Keterampilan

oleh -
Dityankestrad Kemkes RI, Wiendra Waworuntu didampingi Kepala Dinkesda Sulut dr Debie Kalalo saat melihat program Griya Sehat di Dinkesda Sulut. (istimewa)

MANADO – Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar kegiatan sosialisasi Griya Sehat. Program ini merupakan amanat yang terdapat pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 103 tahun 2014 tentang pelayanan kesehatan tradisional, dan PP Nomor 47 tahun 2016 tentang fasilitas pelayanan kesehatan.

“Terkait hal itu, maka perlu dibentuk fasilitas pelayanan kesehatan tradisional yang selanjutnya dalam Permenkes Nomor 15 tahun tahun 2018 tentang penyelenggaraan pelayanan kesehatan tradisional komplementer disebut Griya Sehat,” ungkap Kalalo, Rabu (14/10/2020).

Sebagaimana telah diatur, lanjut Kalalo, bahwa Griya Sehat yang merupakan fasilitas pelayanan kesehatan tradisional digunakan oleh paling sedikit memiliki dua orang  tenaga kesehatan tradisional profesi, atau satu orang tenaga kesehatan tradisional profesi dan satu orang tenaga kesehatan tradisional vokasi.

“Saat ini, Dinkesda Sulut sudah memiliki beberapa tenaga kesehatan terlatih, khususnya bidang kesehatan tradisional,” ucap Kalalo.

Dijelaskannya, Pemprov Sulut sudah memiliki fasilitas pelayanan kesehatan Griya Sehat yang dibangun pada 2019 lalu.

“Saat ini, kami sedang dalam tahapan untuk persiapan melaksanakan pelayanan kesehatan tradisional berbentuk ramuan dan keterampilan,” jelasnya.

Menurutnya, Griya Sehat menyelenggarakan pelayanan kesehatan peorangan yang bersifat pencegahan penyakit, peningkatan kesehatan, penyembuhan dan pemulihan kesehatan.

“Selain itu, Griya Sehat dapat melakukan pelayanan kesehatan perorangan yang bersifat peningkatan kualitas hidup,” tuturnya.

Kata Kalalo, pelayanan perorangan bersifat peningkatan kualitas hidup ditujukan untuk penyeimbangan kondisi fisik, mental, spiritual, sosial dan budaya berdasarkan pohon keilmuan kesehatan tradisioinal.

“Itu dilaksanakan dalam bentuk rawan jalan. Ini tujuannya agar warga Sulut bisa mendapatkan pelayanan kesehatan tradisional yang ditunjang dengan SDM serta sarana dan prasarana memadai. Diharapkan, Griya Sehat di Provinsi Sulut dapat menjadi model pengembangan Griya Sehat di kabupaten/kota se Sulut,” tukasnya.

Hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut yakni Direktur Pelayanan Kesehatan Tradisional Kementrian Kesehatan (Kemkes) RI, Wiendra Waworuntu. Ia juga mengapresiasi program Griya Sehat yang terus didorong oleh Pemprov Sulut. (rivco tololiu)