Pemprov Sulut dan Bank Indonesia Bahas Pembentukan TP2DD

oleh -
Sekdaprov Edwin Silangen saat menerima audensi BI Sulut terkait pembentukan TP2DD di ruang kerjanya. (istimewa)

MANADO – Sekdaprov Sulawesi Utara (Sulut) Edwin Silangen menerima audiensi jajaran Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulut terkait Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang dilaksanakan di ruang kerjanya, Selasa (16/3/2021).

Diketahui, TP2DD merupakan forum koordinasi antar instansi dan pemangku kepentingan terkait (stakeholder) di tingkat provinsi dan kabupaten kota.

TP2DD dibentuk dengan tujuan mendorong inovasi, mempercepat dan memperluas pelaksanaan Elektronifikasi Transaksi Pemda (ETP), serta mendorong integrasi ekonomi dan keuangan digital dalam rangka mewujudkan efisiensi, efektivitas, transparansi, dan tata kelola keuangan terintegrasi.

Pada kesempatan itu, Sekdaprov Silangen mengatakan bahwa sebelum mengawali kerja TP2DD dilakukan pertemuan awal dengan seluruh Perangkat Daerah (PD) yang menjadi sasaran program ini.

“Di satu sisi pertemuan awal ini kita bisa berkomunikasi dan menyamakan persepsi, sehingga sasarannya tepat dan target dari kerja tim ini tercapai,” kata Silangen.

Sebagai informasi, dukungan BI terhadap digitalisasi daerah adalah melalui penciptaan ekosistem sistem pembayaran yang dapat mendukung integrasi ekonomi dan keuangan digital nasional, mendorong digitalisasi perbankan melalui Open Aplication Programming Interface (Open API), serta mengembangkan interlink fintech dan perbankan.

Ada tiga manfaat dengan percepatan dan perluasan ETP. Pertama, memperkuat efektivitas dan efisiensi pengelolaan keuangan negara, yang pada akhirnya akan mendukung pertumbuhan ekonomi di pusat dan daerah dan inklusivitas ekonomi di pusat daerah, serta pemerataan kesejahteraan.

Kedua, meningkatkan kualitas pelayanan publik, baik kecepatan transaksi keuangan, dan transparansi, serta mencegah kebocoran pelayanan publik. Dan Ketiga, mempercepat integrasi ekonomi dan keuangan digital.

Adapun pertemuan Pemprov Sulut dan BI berjalan lancar dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. (rivco tololiu)