MANADO – Kementrian Perhubungan (Kemenhub) menghadirkan program Buy The Service (BTS) angkutan perkotaan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Program ini dinilai akan memperkuat konektivitas transportasi, termasuk mendukung kinerja sektor pariwisata.
Kepala Dinas Perhubungan Daerah (Dishubda) Provinsi Sulut, Lynda Watania mengatakan, program BTS tersebut akan diterapkan di tiga daerah yakni Bitung, Minahasa Utara dan Manado (Bimindo).
“Ini satu kebanggaan karena daerah ini boleh mendapatkan program BTS dari Kemenhub. Mungkin, proyek ini akan ditender pada pertengahan 2021,” kata Lynda di Manado, Senin (22/3/2021).
Ia menjelaskan, program tersebut merupakan layanan angkutan massal perkotaan berupa bus dengan skema pembelian dengan layanan BTS.
“Bus nantinya akan mengangkut penumpang dengan rute yang telah disiapkan. Bus ini akan jalan terus meski hanya memuat satu penumpang saja,” ujarnya.
Lynda mengakui ada beberapa keunggulan penerapan program BTS. Pertama, bisa menghemat waktu perjalanan karena kecepatan bus meningkat dengan menggunakan jalur khusus (busway). Kedua, jangkauan yang luas, artinya, melalui sistem direct service, bus dapat menjangkau area yang berada di luar koridor bus.
Ketiga, lanjut Lynda, transfer/transit yakni meminimalkan transfer bagi penumpang dan membantu penumpang untuk langsung capai di tujuan. Keempat, layanan bus yang lebih baik karena memiliki jalur khusus, ruang yang cukup dan nyaman untuk penumpang, serta akses yang lebih baik.
“Terakhir soal polusi. Jadi program ini akan mengurangi pemanasan global, efek dari pengurangan armada angkot dan kendaraan pribadi,” terangnya.
Ia menerangkan, bus akan melewati sejumlah titik yang telah ditetapkan sesuai usulan dan kajian pihaknya. Rute tersebut yakni:
- Bandara – Terminal Paal Dua
- Terminal Liwas – Paal Dua – Terminal Malalayang
- Wori/Pandu – Transmart – Winangun – Kalasey
- Terminal Malalayang – Winangun – Pineleng
- Terminal Paal Dua – Maumbi – Airmadidi – Kauditan – Tangkoko
- Terminal Malalayang – Mantos – Megamas – Tuminting
- Terminal Liwas – Terminal Paal Dua – Pelabuhan Manado
Lynda mengakui, program BTS angkutan perkotaan bisa hadir di Provinsi Sulut karena lobi dari Gubernur Olly Dondokambey.
“Sulut provinsi kecil tapi bisa mendapatkan program ini. Anggaran program BTS ini sekira Rp50 miliar. Itu karena upaya dari pak Gubernur Olly Dondokambey yang punya banyak jaringan di pemerintah pusat termasuk di kementrian,” akunya.
Lynda menambahkan, program BTS angkutan perkotaan ini sudah diterapkan Kemenhub di sejumlah provinsi di Indonesia, dan sangat membantu dalam layanan transportasi bagi masyarakat.
“Cara membayarnya akan diatur. Mungkin pakai kartu. Ini tentunya akan sangat membantu mendukung kinerja pariwisata, dan mengurai kemacetan khususnya di Kota Manado,” tandasnya. (rivco tololiu)


Tinggalkan Balasan