Pengemudi Ojek Online di Manado Ditikam Orang Tak Dikenal

oleh -
Christofel Sitohang, korban penikaman saat mendapatkan perawatan medis di di RS Bhayangkara, Karombasan. (sindomanado.com/deidy wuisan)

MANADO — Kasus kriminalitas menggunakan senjata tajam (sajam) kembali terjadi di wilayah Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manado.

Teranyar menimpa Christofel Sitohang, 26, pengemudi ojek online. Bermaksud menghadiri syukuran 40 hari di rumah kerabat di Kelurahan Ranotana Weru, Kecamatan Wanea, korban malah mendapat tikaman di bagian belakang oleh lelaki tidak dikenal alias Mr X, Minggu (18/4/2021) sore.

Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Thommy Aruan membenarkan adanya kasus penikaman tersebut. “Peristiwa tersebut terjadi saat korban bersama temannya menghadiri acara kedukaan empat puluh hari yang berada di Ranotana Weru. Tiba-tiba, datang seseorang yang tidak dikenali korban memukul kendaraan-kendaraan yang berada di seputaran acara,” ujar Aruan.

Melihat hal tersebut, korban dan temannya menghampiri pelaku dan mencoba untuk menegur.  “Namun, pelaku tidak terima dengan teguran tersebut dan langsung mengeluarkan sajam jenis pisau besi putih lalu mengejar korban bersama temannya. Apes, korban bersama temannya terjatuh di selokan yang tak jauh dari tempat acara. Kemudian, pelaku langsung menikam korban di bagian belakang sebelah kanan,” ungkap Kasatresrim.

Setelah itu, pelaku pergi meninggalkan lokasi kejadian. Sementara korban yang sudah berlumuran darah, di bawah ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. “Pelaku masih diburu, polisi saat ini sedang melakukan penyelidikan dan kami berupaya semaksimal mungkin kasus ini segera terungkap,” pungkas Aruan. (hana posumah/marsel tumbelaka)