MANADO — Pemuda dan remaja masjid di Kota Manado serta Sulawesi Utara (Sulut) pada umumnya, diminta untuk tidak terpengaruh dengan isu kemerdekaan pasukan Taliban yang berhasil menguasai Afganistan.

Hal ini ditegaskan Ketua DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Manado, Suyanto Muarif.

Ia mengatakan, seharusnya semangat yang muncul adalah semangat perbaikan, damai dan moderat. “Masyarakat Indonesia harus bijak dan tetap sadar bahwa apa yang terjadi di Afghanistan merupakan persoalan dalam negeri. Pergerakan yang terjadi di Afganistan adalah sesuatu yang tidak boleh terjadi di Indonesia,” tegasnya, Sabtu (18/9/2021).

Suyanto meminta masyarakat hati-hati dalam menyikapi perkembangan yang terjadi di Afganistan, yang dilanda konflik berkepanjangan itu. “Jangan sampai masyarakat salah bersimpati,” imbaunya.

Suyanto yang juga salah satu pengurus caretaker DPW BKPRMI Sulut mengajak seluruh pemuda remaja masjid menjaga NKRI.

“Mari kita sama-sama menjaga kondusifitas, keamanan dan ketertiban di negara kita. Karena kita ketahui bersama bahwa, NKRI mempunyai landasan yang kuat yaitu Pancasila dan UUD 45. Oleh karena itu, mari kita menjaga ukhuwa yang terawat selama ini di Bumi Indonesia,” tutupnya. (kimgerry)