Kerja Sama Pemkot Tomohon-BPJAMSOSTEK Lindungi 32.657 Pekerja Informal

oleh
Tampak penandatanganan MoU perlindungan kepada 32.657 pekerja informal di Tomohon. (Foto: Istimewa) 

TOMOHON – Pemerintah Kota Tomohon memberikan perlindungan kepada 32.657 pekerja informal dalam program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian melalui BPJS Ketenagakerjaan, Senin (18/10/2021).

Penandatanganan MOU program perlindungan jaminan sosial pekerja informal dilaksanakan di Kantor Walikota Tomohon oleh Wali Kota Tomohon Caroll Senduk SH dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Utara Mintje Wattu.

Wali Kota Tomohon Caroll Senduk pada sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak BPJS Ketenagakerjaan atas terselenggaranya kegiatan MOU perlindungan tenaga informal di Kota Tomohon.

“Dengan kerjasama ini nantinya ada 32.657 pekerja informal berbagai profesi yang akan kita lindungi mulai dari pedagang, sopir angkot, tukang ojek, buruh harian lepas, pembantu rumah tangga, petani, pengrajin, mekanik, dan lainnya,” ungkap Senduk.

Adapun, program perlindungan tenaga informal telah sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Republik Indonesia nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Utara Mintje Wattu menyampaikan sangat berterima kasih atas kepedulian Pemerintah Kota Tomohon kepada pekerja informal yang ada di Kota Tomohon.

“Pada program ini Pemerintah Kota Tomohon melindungi pekerja informal dalam 2 program yaitu jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian, jadi nantinya para pekerja sudah tidak khawatir lagi pada saat bekerja karena sudah ada jaminannya,” tukas Wattu. (Fernando Rumetor)