MANADO – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kembali menggelar ekspedisi layanan kas keliling yang menyasar daerah Kepulauan 3T (Terdepan, Terluar, Terpencil) di Sulut.
Kegiatan yang dirangkaikan dengan semangat menggelorakan Cinta, Bangga dan Paham Rupiah ini dilaksanakan oleh KPw BI Sulut dengan berkolaborasi bersama Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VIII Manado.
“Bank Indonesia memandang bahwa memastikan mata uang Rupiah beredar dan digunakan di seluruh wilayah NKRI merupakan hal penting,” kata Kepala KPw BI Sulut Arbonas Hutabarat saat melepas tim Ekspedisi Bakti Untuk Negeri Kas Keliling BI Sulut, Minggu (24/10/2021).
Lebih lanjut dikatakan Arbonas, Rupiah selain sebagai legal tender di NKRI juga merupakan salah satu simbol kedaulatan bangsa dan media untuk menjaga keutuhan wilayah NKRI.
“Realisasi di Sulawesi Utara kali ini adalah yang kedua kali, dimana yang pertama dilangsungkan pada Tahun 2019, tepatnya 8-16 Oktober 2019 menggunakan KRI Sultan Nuku 373,” beber Arbonas.
Di tahun 2021 ini, BI dan Lantamal VIII menggunakan KRI Kakap 811 menuju pulau-pulau 3T yang berada di wilayah Kepulauan Talaud, yaitu yang termasuk dalam kecamatan Kabaruan, Kecamatan Beo, Kecamatan Lirung dan Kecamatan Miangas.
“Kegiatan kali ini difokuskan di pulau yang telah memiliki perbankan dan penukaran dilakukan secara wholesale langsung kepada bank bersangkutan, untuk selanjutnya perbankan melayani masyarakat setempat. Mekanisme ini turut mendukung tertahannya penyebaran covid-19 karena telah dilakukan pembatasan kerumunan,” jelasnya.
Kata Arbonas, pihaknya menyiapkan sekira Rp3 Miliar yang bisa ditukarkan oleh masyarakat di Kepulauan 3T. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan uang rupiah yang cukup dalam kondisi layak edar. “Ada sekira Rp3 Miliar yang kami siapkan di 10 kas yang dibawa,” tukasnya.
Sekadar diketahui, ekspedisi layanan kas keliling Bank Indonesia adalah layanan Bakti untuk Negeri, dengan tujuan memberikan layanan penukaran Rupiah, edukasi pendidikan maupun pemberian bantuan peralatan atau perlengkapan yang dibutuhkan masyarakat kepulauan.
Berbagai kegiatan yang digelar BI di Kepulauan 3T ini antara lain Kas Keliling yang bertujuan untuk Menyerap uang tidak layak edar dari masyarakat dan perbankan dengan berbagai pecahan, untuk digantikan dengan uang fresh atau layak edar.
Turut hadir dalam kegiatan ini Komandan Lantamal VIII Manado, Brigjen TNI I Wayan Ariwijaya yang menerjunkan sekira 50 personel dan KRI Kakap 811 untuk membantu BI Sulut menggelar Kas Keliling.
Hadir juga Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri yang mewakili Gubernur Sulut serta hadir pula perwakilan perbankan dalam kegiatan yang bakal digelar pada 24-29 Oktober 2021 ini. (Fernando Rumetor)


Tinggalkan Balasan