MANADO – Warga Kota Manado dikejutkan dengan gelombang pasang yang menghantam pesisir Kota Manado, Selasa (7/12/2021) sore hingga malam.

Terlebih di area pusat perbelanjaan Manado Town Square dan Megamas Manado yang dihantam oleh gelombang pasang yang dikenal juga dengan nama banjir pesisir ataupun banjir rob ini.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim (Stamar) Bitung pun mengimbau masyarakat Kota Manado untuk terus waspada dan siaga, sebab fenomena serupa diprediksi bakal terjadi pada besok hari di waktu yang sama.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan siaga menghadapi dampak dari gelombang pasang yang diprakirakan juga masih akan terjadi besok malam,” ungkap Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Stamar Bitung, Ricky Aror.

“Namun pada besok hari diprakirakan tidak akan setinggi hari ini, karena hari ini adalah puncaknya. Gelombang pasang diprakirakan akan terjadi sekira pukul 19.00-20.00 WITA,” tambah Ricky.

Menurutnya, BMKG pada Senin (6/12/2021) kemarin telah mengeluarkan peringatan dini gelombang pasang yang bakal terjadi di pesisir utara Provinsi Sulawesi Utara, termasuk teluk Manado.

“Gelombang pasang yang terjadi hari ini dikarenakan ada pasang maksimum yang terjadi pada jam 19.00-20.00 WITA. Hal ini terjadi karena saat ini kita ada di fase bulan baru, kemudian diperkuat juga dengan tinggi gelombang yang masuk pada kategori tinggi yakni diatas 2,5 meter,” jelasnya.

Ricky pun meminta masyarakat untuk selalu memperbaharui info terkait kondisi cuaca maupun peringatan gelombang tinggi hingga peringatan gelombang pasang di akun Facebook ‘BMKG Sulawesi Utara’.

“Masyarakat juga bisa menghubungi call center BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Bitung di 082143630438, bisa telepon, sms dan Whatsapp. Bisa juga di call center BMKG di 196, serta halaman website maritim.bmkg.go.id,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado, Peter Eman membenarkan adanya gelombang tinggi yang menghantam kawasan perbelanjaan di Manado.

“Iya air laut akibat gelombang tinggi telah masuk hingga ke kawasan Mantos. Kami pun mengimbau masyarakat yang berada di daerah pesisir pantai untuk tetap waspada dan menghindari daerah tepi pantai,” bebernya.(Fernando Rumetor)