Bumi Porodisa Kembali Diguncang Gempa 6,1 SR, Satu Orang Luka-Luka 

oleh
Korban gempa saat dirawat. (Foto:Istimewa)

 

TALAUD – Saat gempa bumi guncang Kabupaten Kepulauan Talaud dengan berkekuatan 6,1 Skala Righter(SR), secara spontan membuat panik masyarakat. Terkonfirmasi seluruh masyarakat di wilayah perbatasan NKRI ini, terlihat berhemburan keluar baik dari rumah hususnya di perkotaan Melonguane sebagai pusat pemerintahan, pusat-pusat perbelanjaan, serta rumah sakit atau puskesmas, Sabtu (22/1/2022) kemarin.

Menurut informasi dari BMKG gempa tersebut berkekuatan 6.1 Magnitudo pada jam 09.26.13 WIB dengan koordinat 3.67 LU, 126.82 BT dengan jarak 39 KM Tenggara Melonguane- Sulawesi Utara dengan kedalaman 12 KM.

Diketahui, akibat gempa tersebut di Desa Damau, Kecamatan Damuu, daerah yang paling dekat dengan titik gempa ada satu warga bernama YS alias Yosep umur 61 tahun yang berprofesi sebagai tukang bangunan yang sementara mengerjakan proyek rehabilitasi puskesmas Damau. Mengalami cedera yang cukup serius dengan luka- luka di sekujur akibat terjatuh dari bangunan.

Kronologi, salah satu saksi Yanti Sinedu, warga Desa Akas,Kecamatan Damau menjelaskan, korban YS Pada saat gempa sementara melakukan pekerjaan menyusun batako dengan berpijak pada kuda.

“ Jadi, saat gempa korban YS berada diatas bangunan dan saat kuda-kuda bangunan terjatuh sebagai pijakan kakinya, Korban langsung terjatuh ke tanah dan batoko yang disusun jatuh menimpa korban,” pungkas Sinedu yang berprofesi sebagai Nakes di Puskesmas Damau.

Akibat kejadian tersebut korban langsung dievakuasi ke dalam puskesmas Damau untuk mendapatkan perawatan intensif.

” Goncangan gempa tadi terasa kuat sekali, apalagi kondisi disini merupakan bekas rawa-rawa sehingga kondisi tanah di puskesmas ini merupakan tanah timbunan,” jelasnya. (Jasman)