MINUT – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus mendukung Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Likupang yang kini telah menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Salah satunya lewat pelatihan pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang berasal dari masyarakat lokal yang ada di Pulau Bangka, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

Kepala Perwakilan BI Sulut, Arbonas Hutabarat menyampaikan bahwa kegiatan yang digelar pada Sabtu (11/6/2022) itu dilaksanakan untuk mendukung sektor pariwisata di pulau yang jadi salah satu andalan Sulut tersebut.

Dirinya mengatakan, terdapat enam fokus area pengembangan DPSP yang dicanangkan secara nasional, yaitu pengembangan tata ruang, akses dan konektivitas, fasilitas lokasi wisata, pemasaran, promosi, dan sumber daya manusia (SDM).

“BI Sulut hadir menyelenggarakan Pelatihan Pengembangan UMKM dengan tujuan meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kompetensi para pelaku usaha dan kualitas sumber daya manusia sebagai penggerak utama wisata Pulau Bangka,” ungkap Arbonas.

Lebih lanjut dikatakannya, pelatihan ini juga merupakan tindak lanjut koordinasi yang rutin dilakukan antara Bank Indonesia dengan Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terkait Pengembangan DPSP Likupang, khususnya Pulau Bangka.

Dalam penyelenggaraan pelatihan pengembangan UMKM ini, katanya, Bank Indonesia bekerja sama dengan Dinas Ketenagakerjaan Minahasa Utara dan IMUTS Pelatih Indonesia yang akan memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada UMKM.

“Melalui program pelatihan ini diharapkan dapat menjadi langkah baru untuk membentuk cara berpikir sebagai pelaku UMKM sukses,” beber Arbonas kepada media di sela-sela penyelenggaraan Gathering Media KPw BI Sulut.

Para UMKM juga diharapkan mampu mengembangkan usaha yang dimiliki secara lebih produktif serta turut menjadi penggerak dalam kesuksesan Pulau Bangka sebagai destinasi wisata prioritas di Likupang yang akan turut mendorong peningkatan kapasitas ekonomi daerah.

Dari pantauan wartawan SINDOMANADO.COM, puluhan masyarakat yang terlibat dalam kegiatan ini terlihat antusias menerima materi yang diberikan.

Beberapa dari mereka bahkan membawa langsung hasil kreativitasnya, seperti minuman hasil olahan rosella dan produk-produk lainnya.(Fernando Rumetor)