MANADO – Masih dalam sukacita dan suasana Natal, keluarga besar Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Kantor CWS Sulawesi Utara merayakan ibadah Natal bersama.
Ibadah Natal pertama keluarga besar BRIN di Sulut ini dirayakan dengan penuh hikmat, dan dipimpin oleh Pdt. Christine Weken Tanor di GMIM Kinamang, Kairagi Dua, Kamis (5/1/2023).
Dalam khotbahnya, Pdt. Christine Weken Tanor berpesan agar para pegawai BRIN bisa mewujudkan kasih kepada sesama tanpa berkesudahan, seperti yang dilakukan Yesus Kristus ketika datang ke dunia ini.
“Agar riset-riset dan pekerjaan yang dilakukan BRIN kiranya bisa bermanfaat bagi masyarakat yang ada di Sulut, bangsa dan negara bahkan sampai ke Internasional,” ucapnya.
“Kemana Tuhan mengutus kita, ke sanalah kita memberikan perwujudan kasih dari Allah kepada sesama,” ungkap Pdt. Christine yang juga Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat GMIM Kinamang ini.
Usai perayaan Ibadah, Koordinator BRIN Kantor CWS Sulut Greis Margaretha Rantung dalam sambutannya menyebut bahwa tema perayaan Natal bersama kali ini ialah ‘Iman, Pengharapan dan Kasih’.
“Kiranya di Natal dan Tahun Baru ini, kita bisa mempraktekkan yang paling utama yakni kasih. Saya percaya kita semua sudah mempraktekkan kasih ini setiap hari,” beber Greis.
Dirinya juga berharap agar kebersamaan seluruh pegawai yang sudah tercipta selama ini, bisa terus terjalin dimanapun dan sampai kapanpun.
Sementara itu, mewakili periset dan peneliti, Prof Meidy Hosang berpesan agar dengan bergabungnya seluruh peneliti kedalam BRIN bisa menjadi suatu pengharapan baru, seperti tema yang diangkat.
“Dan kalau kita saling mengasihi, kita bisa saling membantu satu sama lain dalam tugas dan pekerjaan kita setiap hari. Semua bisa terwujud kalau kita bersatu,” ungkap Prof Meidy Hosang.
“Kalau kita mau bersatu, kita bisa bersama-sama melayani dalam pekerjaan kita masing-masing, apapun jabatan kita,” kuncinya. (Fernando Rumetor)


Tinggalkan Balasan