Penerbangan Perdana Jeju Air Sukses, Henry Kaitjily: Hadiah dari Pak Gubernur

oleh
Kepala Dinas Pariwisata Sulut, Henry Kaitjily (tengah) saat menyambut para penumpang dan kru pesawat Jeju Air. (FOTO: Fernando Rumetor)

MANADO – Pemerintah beserta jajaran stakeholders terkait terus berupaya membuka konektivitas dari dan ke Provinsi Sulawesi Utara lewat Bandara Sam Ratulangi Manado.

Terbaru, maskapai asal Korea Selatan, Jeju Air sukses melaksanakan penerbangan perdana dari Incheon International Airport, Korea Selatan ke Bandara Sam Ratulangi Manado pada Kamis (19/5/2023) subuh.

Pembukaan konektivitas penerbangan ini salah satunya untuk membangkitkan dan mengembangkan industri Pariwisata yang ada di Bumi Nyiur Melambai.

Kepala Dinas Pariwisata Sulut, Henry Kaitjily yang hadir dalam penerbangan perdana itu menyebut bahwa hal ini bisa terwujud berkat upaya dari Gubernur Sulut, Olly Dondokambey.

“Ini merupakan kesempatan bagi Pariwisata Sulut untuk bisa lebih dikenal masyarakat dan wisatawan mancanegara,” ucap Kaitjily.

Kedatangan Jeju Air di Bandara Sam Ratulangi Manado disambut water salute. (FOTO: istimewa)

Sebelum Korea Selatan, sebelumnya Sulut sudah membuka konektivitas penerbangan ke Singapura dengan maskapai Scoot Tiger Air, dan penerbangan ke Narita, Jepang dengan maskapai Garuda Indonesia.

“Kedepannya kita harapkan penerbangan ke China akan aktif lagi, serta penerbamgan ke Davao yang sebelumnya sempat ada mungkin akan aktif lagi dan akan sambung ke Cebu dan Manilla,” jelas Kaitjily.

“Bertahap semuanya. Ini merupakan kesempatan dan merupakan hadiah dari pak Gubernur untuk Sulawesi Utara,” tutur Kaitjily. 

Sekadar diketahui, penerbangan perdana Jeju Air dari Korea Selatan menuju Manado menggunakan pesawat Boeing 737-800 Next Generation yang membawa sekira 169 penumpang.

Adapun penerbangan perdana ini masih merupakan charter flight yang kedepannya diharapkan bisa menjadi penerbangan reguler. (Fernando Rumetor)