MANADO – Melihat semakin pesatnya pertumbuhan kesadaran masyarakat akan tingginya kebutuhan asuransi saat ini, PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) dan PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo) resmi melakukan kerjasama bancassurance pada Senin (26/6/2023).

Kerjasama ini bertujuan untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas dan meluncurkan solusi proteksi dengan manfaat pasti, Cemerlang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo. 

Seremoni peresmian kerjasama ini dihadiri oleh Tito Edwin Hasudungan Hutabarat selaku Chief of Partnership Distribution Generali Indonesia dan Pius S. L. Batara selaku Direktur Pemasaran Bank SulutGo di Kantor Pusat Bank SulutGo, Manado. Kerjasama ini juga sebelumnya telah disetujui oleh Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia. 

Peresmian kerjasama tersebut ditandai dengan diluncurkannya solusi inovatif, Cemerlang, yang merupakan produk asuransi jiwa dengan manfaat perlindungan jiwa hingga 200% Uang Pertanggungan, dengan jaminan11 110% premi kembali jika tidak terjadi klaim. 

Solusi proteksi inovatif ini memberikan masa perlindungan asuransi dan masa bayar selama 8 tahun dengan premi terjangkau sesuai usia masuk tertanggung. Manfaat pengembalian premi 110% dapat dinikmati oleh nasabah di akhir masa pertanggungan jika tidak terjadi klaim. 

Selain itu, Cemerlang ini juga menyediakan premi yang terjangkau dengan masa premi hanya 8 tahun, sehingga juga dapat menjadi opsi bagi generasi millenials dalam memenuhi kebutuhan proteksi diri. 

Pertumbuhan kebutuhan akan proteksi asuransi dibuktikan dengan meningkatnya jumlah total tertanggung industri pada akhir kuartal I-2023 sebesar 16,6% (yoy) jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya, dimana terdapat penambahan 12 juta orang tertanggung. 

Kebutuhan akan proteksi yang semakin tinggi ini juga didukung oleh pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap kuat di tengah perlambatan ekonomi global. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan I-2023 tercatat sebesar 5,03% (yoy) dan ke depan, pertumbuhan ekonomi 2023 diprakirakan tetap kuat pada batas atas kisaran 4,5-5,3%. 

Di wilayah Sulawesi Utara sendiri, pertumbuhan ekonomi pada triwulan I-2023 mengalami pertumbuhan 5,26% (yoy), bahkan perekonomian Sulawesi Utara berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku pada triwulan I-2023 mencapai Rp39,61 triliun. 

Dalam penandatanganan kerjasama tersebut, Tito mengungkapkan, Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo menjadi provinsi dengan potensi yang luar biasa. 

“Dengan jumlah penduduk lebih dari 3,7 juta di kedua provinsi, ditambah dengan kondisi ekonomi yang terus tumbuh, kami menghadirkan proteksi asuransi jiwa untuk memberikan proteksi bagi masyarakat agar mereka bisa memiliki keamanan finansial saat risiko hidup,” ucapnya. 

“Bergandengan tangan dengan mitra perbankan dengan visi yang sama, Bank SulutGo, kami berupaya menjangkau semakin banyak masyarakat, khususnya di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo,” sebut Tito.