TALAUD – Peristiwa kebakaran sebuah rumah milik Keluarga Kendage-Tegel di Desa Tarun Selatan, menggemparkan warga disekitar. Mengapa tidak, kebakaran tersebut terjadi, Minggu (5/11/2023) sekitar pukul 00.24 WITA. Dimana, kobaran api pertama dilihat oleh pemilik rumah Ibu Abdin Tegel, di gudang tempat penyimpanan barang dan kemudian merembet ke atap rumah dan kios.

Dijelaskan bahwa dirinya melihat api semakin membesar dan langsung keluar rumah sambil berteriak meminta pertolongan kepada masyarakat yang ada di sekitar rumah dan langsung menyelamatkan cucunya perempuan bernama Jessi Kendage yang masih berada di dalam kamar.

“Jadi saat aku melihat api semakin membesar berasal dari gudang dan sudah mulai merembet ke rumah, aku langsung berteriak minta pertolongan,” ucap Tegel dengan sedih.

Lanjut ia, pada saat terjadi kebakaran yang ada di dalam rumah hanyalah dirinya bersama cucunya. Sedangkan anaknya Bripka Donklif kendage tidak ada di tempat karena berada di desa Lobbo Kecamatan Beo Utara bersama istri.

Peristiwa Kebakaran mengakibatkan seluruh bagian dalam rumah hangus terbakar beserta kios tempat usaha milik dari anggota Polri Bripka Donklif Kendage yang adalah anak dari saksi Ibu Abdin Tegel.

Sedangkan barang yang bisa diselamatkan oleh masyarakat disekitar lokasi kebakaran hanya sebagian kecil yakni barang jualan karena berada di teras depan kios. Sedangkan Cucunya perempuan telah di larikan di Rumah Sakit Umum Daerah, di Desa Mala karena mengalami luka bakar pada tangan.

Api berhasil di padamkan oleh masyarakat dengan menggunakan peralatan seadanya berupa Ember untuk mengambil air yang ada di Sumur Tempat Kejadian.

Pada Pukul 03.35 wita, Mobil pemadam kebakaran milik dari Kementrian Perhubungan Bandar Udara Melonguane tiba di desa Tarun Selatan untuk melakukan pemadaman sisa-sisa Api yang masih menyala didalam rumah.

Diketahui, bahwa penyebab utama peristiwa kebakaran rumah itu diakibatkan karena terjadinya arus pendek/ Korsleting pada meteran sehingga mengakibatkan terjadinya kebakaran.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sedangkan kerugian materil di perkirakan sekitar Rp1,3 miliar. (Jasman)