Manager PLN UP3 Tahuna, Muhammad Taufik mengatakan, ini wujud nyata pemerintah lewat PLN untuk pemerataan listrik sampai ke pelosok negeri, “Sejumlah 313 warga tak mampu di Sangihe, kini lebih terang,” ucapnya.
“PLN sebagai pelaksana dalam program BPBL berhasil mewujudkan upaya Pemerintah dalam melakukan pemerataan listrik sampai ke pelosok, termasuk di daerah 3T, yakni Kepulauan Sangihe, Sitaro, dan Talaud, dengan harapan program ini bisa dinikmati serta dapat meningkatkan produktivitas dan mobilitas kegiatan ekonomi masyarakat yang mendapatkan program ini khususnya diwilayah kerja PLN UP3 Tahuna,” jelasnya.
Sementara itu, di tempat terpisah Manager UP3 Kotamobagu Anjar Widyatama menyampaikan bahwa program ini adalah bantuan Pemerintah bagi masyarakat kurang mampu untuk dapat menikmati listrik. “Semoga melalui program ini pelanggan yang menerima dapat merasakan manfaat listrik,” tutur Anjar.
Kolaborasi antara PLN dan pemerintah dalam memberikan layanan listrik gratis kepada keluarga kurang mampu untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Utara, sehingga bisa terus menciptakan pemerataan akses kelistrikan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dengan Pilar Green dalam Transformasi PLN juga terintegrasi dengan pilar Customer Focused, di mana PLN berusaha memberikan layanan terbaik dan berkualitas dengan pengalaman menggunakan listrik yang tidak hanya bersih tapi juga mudah untuk diakses, untuk kemudahan pelanggan, PLN menghadirkan Aplikasi PLN Mobile.
Aplikasi PLN Mobile menyediakan beragam fitur layanan, termasuk pembayaran tagihan listrik, pembelian token, pengaduan gangguan, dan banyak layanan lainnya. Dengan PLN Mobile, semua menjadi lebih mudah dan efisien. (Fernando Rumetor)


Tinggalkan Balasan