Program lainnya juga dilakukan YBM UID Jawa Barat dengan membagikan bingkisan Ramadan kepada total 500 penerima, bantuan Yayasan Difabel, program pemberdayaan bernama wanita kuat, hingga program borong berbagi dari penjual makanan kaki lima dan diberikan kepada para yatim dan dhuafa.

Sulistyo menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya program Ramadan YBM PLN 1445 Hijriah ini. Ia memastikan seluruh program berbagi YBM PLN mengacu ketentuan yang berlaku.

YBM PLN memiliki visi untuk mengubah mustahiq menjadi Muzaki sehingga program-program bimbingan dari Pak Dirut PLN bukan hanya yang bersifat sosial kemanusiaan tetapi juga ada pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi dan dakwah,” kata Sulistyo.

Tak lupa, Sulistyo menyampaikan terima kasih kepada pada pegawai PLN yang merus menebar kebaikan kepada sesama.

“Kami berharap dan berdoa keberkahan senantiasa terlimpah bagi negeri ini, bagi keluarga besar PLN terkhusus para Muzaki, semoga zakat yang diberikan menjadi pembersih bagi kita semua,” tutup Sulistyo.

Ditemui di tempat terpisah General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo (UID Suluttenggo) Ari Dartomo mengingatkan kembali bahwa momen ramadan menjadi momen yang tepat untuk kita saling berbagi dengan orang-orang di sekitar kita yang membutuhkan.

“Jika kita diberkati hingga saat ini baiknya kita pun ikut berbagi bersama sesama kita khususnya kaum dhuafa yang membutuhkan perhatian dan uluran tangan lebih. Untuk itu insan PLN pun tidak diam dan menunjukan bahwa kita juga dapat membangun harkat hidup sesama,” ujar Dartomo. (Fernando Rumetor)