MANADO – Regional Investor Relations Unit (RIRU) terus berusaha mendorong pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara (Sulut) melalui investasi, salah satunya dengan mengadakan kegiatan North Sulawesi Investment Challenge (NSIC).
Diketahui, NSIC merupakan kompetisi antar Pemerintah Daerah dengan melakukan penjaringan proyek dari Pemda yang ada di Sulut.
Pada Tahap Final yang digelar Kamis (18/7/2024) ini, ada 3 proyek daerah yang telah dipilih dari 15 kabupaten/kota se-Sulut yang mengikuti NSIC.
“Ada Tomohon yang menonjolkan sektor pariwisatanya, Bolaang Mongondow dari segi Lingkungan Hidup lewat pengolahan sampah, kemudian Minahasa dengan sektor pariwisata juga,” tutur Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Sulut, Syaloom Korompis.
Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara (KPw BI Sulut), Andry Prasmuko menyebut dengan adanya identifikasi proyek investasi ini dapat mendorong penciptaan lapangan pekerjaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulut secara umum.
“Atas dasar tersebut, pada Tahun 2024 ini RIRU kembali menggelar kegiatan proyek penjaringan dalam Forum NSIC ini untuk mendorong peningkatan investasi di daerah, yang nantinya proyek ini akan dipromosikan kepada Investor di North Sulawesi Investment Forum (NSIF),” urai Kepala BI Kpw Sulut, Andry Prasmuko.
Dikatakan Andry, Bank Indonesia senantiasa berkomitmen mendukung RIRU Sulut, baik dalam penjaringan proyek potensial dan pembentukan persepsi positif investor melalui publikasi Presentation Book secara berkala.
“Kami berharap kegiatan penilaian akhir ini memberikan manfaat serta dalam proses pelaksanaannya bisa meningkatkan semangat dan Awareness Pemda Sulut dalam peningkatan investasi daerah, sehingga pada akhirnya mendorong dan mengakselerasi pemulihan perekonomian Sulut,” pungkas Andry.
RIRU sendiri merupakan hasil kolaborasi Kpw BI Sulut bersama Pemerintah Daerah yang keberadaannya diharapkan menjadi pusat pelayanan informasi dan promosi dan peluang investasi bagi investor dan eksportir prominen.

Sekadar diketahui, NISC memiliki tujuan untuk menjaring proyek clean and clear baru yang dapat menambah potensi investasi di Sulawesi Utara.
Kegiatan ini diawali dengan capacity building yang telah dilaksanakan sebelumnya dengan outcome berupa identiflkasi awal dari perwakilan RIRU baik pada tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk proyek clean and clear di wilayah kerja masing-masing.
Rangkaian seleksi awal proyek clean and clear RIRU Sulut telah dilakukan pada tanggal 4-5 Juli 2024 meliputi seleksi administratif, substansi, dan kunjungan lapangan ke lokasi proyek.
“Pemilihan akhir yang dilaksanakan hari ini merupakan puncak rangkaian NSIC 2024 yang akan memberikan kesempatan kepada para nominasi proyek clean and clear untuk mempresentasikan proyek kepada dewan penilai,” jelas Andry. (Fernando Rumetor)


Tinggalkan Balasan