MANADO – Pemerintah Kota Manado memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Festival Tring! by Pegadaian Tahap Kedua yang diselenggarakan PT Pegadaian Area Manado 1.
Kegiatan yang digelar pada 23-24 Januari 2026 ini dipandang memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai literasi keuangan, khususnya investasi emas yang dinilai aman dan mudah dijangkau.
Asisten II Sekretariat Daerah Kota Manado, Atto M. Bulo, menyampaikan bahwa di tengah dinamika dan tantangan ekonomi saat ini, masyarakat masih memiliki peluang untuk mengelola keuangan secara cerdas, salah satunya melalui investasi emas sebagai aset bernilai tinggi.
“Emas sejak lama dikenal memiliki prospek yang menguntungkan dari zaman ke zaman. Oleh karena itu, kegiatan seperti Festival Pegadaian ini sangat penting untuk memperkenalkan investasi emas kepada masyarakat awam, baik dari sisi pemahaman maupun mekanismenya,” ujar Atto dalam sambutannya.
Ia juga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada PT Pegadaian Area Manado 1 bersama seluruh pihak yang terlibat atas konsistensi penyelenggaraan Festival Pegadaian untuk kedua kalinya.
Menurutnya, emas merupakan instrumen investasi dengan tingkat risiko yang relatif rendah, mampu menjaga daya beli, serta memiliki likuiditas tinggi yang berpotensi mendorong pergerakan ekonomi.
“Emas bukan lagi aset pasif. Dengan likuiditas yang tinggi, emas dapat berputar dan memberikan dampak positif bagi perekonomian. Diharapkan, minat masyarakat untuk berinvestasi emas akan terus tumbuh dan berkontribusi pada peningkatan ekonomi daerah,” jelasnya.
Atto turut mengimbau masyarakat Kota Manado agar memahami secara menyeluruh aspek-aspek investasi emas sebelum memulai, sehingga setiap keputusan yang diambil dapat direncanakan dengan matang dan berorientasi jangka panjang.
“Dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat menetapkan langkah-langkah investasi yang solid agar hasilnya dapat dinikmati dalam jangka panjang,” katanya.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa literasi keuangan perlu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya pelaku usaha, tetapi juga warga yang ingin membangun modal awal, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi rakyat. Jika ekonomi rakyat tumbuh sehat dan solid, maka ketahanan ekonomi daerah bahkan nasional juga akan semakin kuat. Manado yang maju dan sejahtera tentu dimulai dari penguatan sektor ekonomi,” tambah Atto.
Selain menghadirkan edukasi investasi emas, Festival Pegadaian juga dirangkaikan dengan kegiatan sosial seperti pasar murah dan pembagian sembako yang diharapkan mampu menarik partisipasi masyarakat lebih luas.
“Kami berharap kegiatan ini dapat diviralkan agar masyarakat, khususnya pengunjung pusat perbelanjaan, tertarik datang dan berpartisipasi,” pungkasnya.
Festival Pegadaian Tahap Kedua diharapkan tidak hanya menjadi media edukasi keuangan, tetapi juga motor penggerak ekonomi masyarakat Kota Manado menuju kesejahteraan yang berkelanjutan. (nando/*)


Tinggalkan Balasan