MANADO – Di awal Januari 2026 PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi Manado tercatat peningkatan signifikan pada pergerakan penumpang, pesawat, dan kargo baik untuk penerbangan domestik maupun internasional dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dimana pada penerbangan domestik untuk Januari 2026 tercatat untuk penumpang sebesar 178.291 penumpang atau naik sebesar 18%.

Kemudian untuk jumlah pesawat sebesar 1.835 pesawat atau naik sebesar 22% dan kargo sebesar 1.665.611 kg atau naik sebesar 11% banding dengan bulan yang sama di tahun 2025.

Adapun peningkatan pesawat maupun penumpang domestik di perkiraan akan terus tumbuh di tahun 2026. Adanya rencana penerbangan pada sekitar bulan Maret 2026 Manado ke Tahuna dan lanjut ke Melonguane dan Manado ke Gorotalo dan Manado ke Luwuk yang rencananya akan menggunakan pesawat Wings Air.

Begitu juga dengan adanya rencana penerbangan Internasional yang akan masuk Bandara Sam Ratulangi yaitu Manado Taipe pada bulan ini. Hal ini tentunya akan memberikan gairah terhadap penerbangan yang masuk melalui Bandara Sam ratulangi Manado.

Secara recovery dibandingkan dengan tahun 2019, secara perlahan penumpang maupun pesawat beranjak naik yang sebelumnya minus hingga 18% perlahan sudah mendekati recovery yaitu minus 4%.

Kendati demikian, kargo menunjukkan lonjakan cukup signifikan yaitu naik hingga 71% perbandingan bulan yang sama dengan di tahun 2026 ini disebabkan karena Masyarakat yang berbelanja melalui via online.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi Manado Radityo Ari Purwoko atau yang biasa disapa Pak Oki menyampaikan bahwa peningkatan ini mencerminkan meningkatnya mobilitas masyarakat serta pemulihan aktivitas penerbangan, baik pada rute domestik maupun internasional.

“Kenaikan trafik ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang semakin tinggi terhadap layanan transportasi udara serta pemulihan sektor penerbangan,” ungkapnya.

Bandara Sam Ratulangi Manado juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan operasional dengan mengedepankan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan, serta memperkuat koordinasi dan sinergi dengan seluruh stakeholder penerbangan ujarnya lebih lanjut.

Dengan peningkatan konektivitas udara dan pelayanan yang berkelanjutan, Bandara Sam Ratulangi Manado diharapkan dapat terus berperan strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Sulawesi Utara. (nando/*)