TOMOHON – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) kembali membuktikan komitmen kemanusiaannya.

Melalui program Light Up The Dream (LUTD), PLN hadir membawa cahaya harapan bagi warga prasejahtera di Kota Tomohon.

Sebanyak tiga titik penerima manfaat kini dapat menikmati akses listrik secara mandiri, sebuah langkah nyata PLN dalam memerangi kegelapan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Bantuan penyambungan listrik gratis ini diberikan kepada tiga pelanggan di wilayah kerja Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Manado – ULP Tomohon, yaitu Keluarga Sehan Masloman, Keluarga Sadia Sambang.

Serta Gudang BTM Nurul Imam yang merupakan tempat penyimpanan perlengkapan pemakaman. Masing-masing mendapatkan penyambungan daya sebesar 1.300 VA.

Program Light Up The Dream bukanlah sekadar program korporasi biasa. Ini merupakan inisiatif mulia yang lahir dari rahim kepedulian para pegawai PLN.

Melalui penyisihan penghasilan secara sukarela, insan PLN bergotong-royong mengumpulkan dana untuk membiayai penyambungan listrik bagi warga yang selama ini belum mampu menjangkau biaya pasang baru.

General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa aksi kali ini adalah bagian dari payung besar PLN Peduli.

Menurutnya, PLN memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam mendapatkan akses energi, terutama mereka yang berada di garis kemiskinan.

“Listrik adalah hak dasar yang menjadi motor penggerak kesejahteraan. Melalui aksi sosial LUTD ini, kami ingin menunjukkan bahwa PLN hadir bukan hanya sebagai penyedia jasa energi, tetapi sebagai tetangga yang peduli,” ucapnya.

“Kami ingin menyentuh sisi humanis pelayanan kami dengan memberikan bantuan langsung yang berdampak jangka panjang bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat,” ungkap Usman.

Kegiatan penyambungan ini dihadiri langsung oleh Komisaris Independen PT PLN (Persero), Prof. Dr. KH. Ali Masykur Musa, S.H., M.Si., M.Hum, bersama jajaran manajemen UID Suluttenggo.

Kehadiran pimpinan tertinggi ini memberikan sinyal kuat bahwa keberhasilan melistrika seluruh lapisan masyarakat harus berjalan beriringan dengan keadilan sosial.