MANADO – Menciptakan lalu lintas yang aman membutuhkan peran dari setiap pengguna jalan.
Karena itu, PT Daya Adicipta Wisesa (DAW) mengajak masyarakat untuk membangun budaya berkendara yang tidak hanya mengutamakan kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga mengedepankan kepedulian dan tanggung jawab.
Budaya berkendara yang aman dapat dimulai dari kebiasaan sederhana. Pengendara diharapkan selalu menggunakan lampu sein saat berpindah arah, menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya, menghindari penggunaan handphone saat berkendara, serta menghormati pengguna jalan lainnya.
Instruktur Safety Riding PT DAW, Andhika Reynold Salindeho, menilai keselamatan berkendara perlu dibangun dari kesadaran masing-masing individu.
“Berkendara bukan hanya tentang takut ditilang, tetapi bagaimana kita sadar bahwa setiap keputusan di jalan bisa berdampak pada keselamatan orang lain,” tuturnya.
“Jadi, mari berkendara bukan hanya agar kita selamat, tetapi juga memastikan orang lain sampai dengan selamat,” ujar Andhika.
DAW terus mendorong pentingnya edukasi Safety Riding sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan di jalan.
Semangat #Cari_Aman juga menjadi bagian dari ajakan agar pengendara lebih disiplin dalam menerapkan perilaku berkendara yang aman dalam setiap perjalanan.
Dengan semakin banyak pengendara yang memiliki kesadaran dan kepedulian, diharapkan tercipta lingkungan lalu lintas yang lebih tertib dan aman bagi semua.
Karena jalan raya merupakan ruang bersama, keselamatan pun menjadi tanggung jawab bersama. (nando/*)

