JAKARTA — Christian Alesandro Delviero Rettob atau Delvis Rettob resmi dilantik sebagai Mandataris MPA XXXIII/Formatur Tunggal/Ketua Presidium Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) Sanctus Thomas Aquinas Periode 2026–2028.
Pelantikan berlangsung pada Senin (28/9) di Aula Margasiswa I PMKRI, Jl. Dr. GSSJ Ratulangi No. 1, Gondangdia, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10350.
Dalam pidato politik perdananya, Delvis mengajak seluruh anggota dan hadirin untuk memanjatkan syukur kepada Tuhan atas kelancaran prosesi pelantikan serta menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin dan menahkodai PMKRI selama satu periode ke depan.
“Saya mengajak kita semua memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan atas kuasa kasih-Nya sehingga proses pelantikan berjalan lancar dan sukses. Saya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah mempercayakan saya memimpin serta menahkodai PMKRI satu periode ke depan,” kata Delvis.
Dalam pidatonya, Delvis juga mengajak seluruh anggota memberikan aplaus bagi PMKRI yang telah melewati perjalanan panjang selama 79 tahun sebagai organisasi pembinaan dan perjuangan, sekaligus menjadi rumah bagi lahir dan bertumbuhnya kader-kader Katolik yang berintegritas dan militan serta senantiasa membawa arus perubahan di berbagai pelosok Indonesia.
Delvis menegaskan bahwa kepemimpinan yang diembannya harus diterjemahkan melalui tindakan dan keteladanan.
Mengutip ungkapan “leadership is not a position or title; it’s action and example,” ia menekankan bahwa kepemimpinan bukan sekadar posisi atau gelar, melainkan tentang tindakan dan contoh nyata.
Ia juga meneguhkan semboyan PMKRI, “Religio Omnium Scientiarum Anima – Pro Ecclesia et Patria,” sebagai spirit perjuangan organisasi, yakni agama sebagai jiwa segala ilmu pengetahuan untuk Gereja dan Tanah Air.
Semangat tersebut menjadi landasan bagi kepengurusan baru untuk melanjutkan pembinaan kader, memperkuat perjuangan organisasi, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi Gereja, masyarakat, dan bangsa.
Sejalan dengan agenda penguatan kaderisasi, Agnes Laratmase, S.I.K. resmi dilantik sebagai Presidium Pendidikan dan Kaderisasi PP PMKRI Periode 2026–2028.
Agnes menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah melalui penguatan pembinaan kader secara berkelanjutan melalui pendidikan formal, nonformal, dan informal.
“Saya siap menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Melalui pendidikan formal, nonformal, dan informal, kami ingin memperkuat proses pembinaan kader agar setiap kader PMKRI di seluruh Indonesia memiliki kualitas intelektual, karakter, kemampuan kepemimpinan, serta kepekaan sosial yang semakin baik,” ujar Agnes.
Ia juga menekankan pentingnya kaderisasi yang mampu membentuk kader secara utuh dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Kader yang berkualitas merupakan salah satu kunci bagi kemajuan sebuah bangsa,” tegasnya. Dengan dilantiknya kepengurusan periode 2026–2028, PP PMKRI meneguhkan kembali komitmen untuk memperkuat organisasi, meningkatkan kualitas kader, dan menerjemahkan nilai-nilai PMKRI dalam karya nyata bagi Gereja dan Tanah Air.

