MANADO- Berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada Senin (22/6/2020), Sulut ketambahan satu kasus positif korona (Covid-19).

Hal tersebut terjadi karena pada Hari Minggu tidak dilakukan pemeriksaan sampel swab di Laboratorium (lab) yang ada di Sulut, baik lab PCR milik Balai Teknik Kesehatan Lingkungan-Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Kelas 1 Manado maupun Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Manado.

“Sehingga hari ini tidak ada ketambahan (pasien) yang cukup bermakna dari kasus (Covid-19) beru di Sulut. Tidak memberikan gambaran sebenarnya dari fakta epidemiologik, karena lab kita untuk hari Minggu memang tidak melaksanakan kegiatan pemeriksaan,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sulut, dr Steaven Dandel saat konferensi video bersama wartawan, Senin (22/6/2020).

Adapun, untuk ketambahan satu pasien hari ini sebagai pasien ke-854 di Sulut, kata Dandel, merupakan seorang perempuan berusia 16 tahun asal Kotamobagu yang merupakan kontak erat resiko tinggi (KERT) dari pasien 828 yang diumumkan pada Hari Minggu kemarin. “Jadi kasus yang terkoneksi dengan 828 ini sudah tiga orang, sehingga di dalam mini kluster keluarga ini sudah ada empat orang yang terkonfirmasi positif (Covid-19),” tutur Dandel.

Sementara itu, beber Dandel, terdapat juga dua kasus yang sudah dinyatakan sembuh lewat hasil pemeriksaan yang menunjukan dua kali berturut-turut negatif Covid-19. “Dua kasus yang sembuh yakni kasus nomor 82 asal Bitung dan kasus 294 asal Manado,” ungkapnya.

Dengan ketambahan satu pasien positif dan dua pasien sembuh, maka total akumulatif pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Sulut sebanyak 854 orang, dimana 147 orang diantaranya telah dinyatakan sembuh, 69 orang meninggal, serta 639 orang sementara dilakukan pemantauan dan perawatan. (Fernando Rumetor)