MANADO- Dalam beberapa hari terakhir, kerap kali Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melakukan koreksi maupun perbaikan data dari pasien Covid-19 di Sulut yang disampaikan melalui siaran pers kepada awak media.

Menurut Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Covid-19 Sulut, dr Steaven Dandel, hal tersebut terjadi karena belakangan ini ada beberapa kasus atau pasien yang secara proaktif melakukan pemeriksaan di sejumlah laboratorium (Lab) pemerintah maupun swasta.

“Dikarenakan keterbatasan output Lab PCR pada beberapa waktu yang lalu, maka ada beberapa klien/kasus yang secara proaktif melakukan pemeriksaan di sejumlah Laboratorium pemerintah maupun swasta,” tulisnya dalam siaran pers, Minggu (13/7/2020).

Namun, kata Dandel, sistem registrasi dan pelaporan dari beberapa lab tersebut belum terintegrasi, maka beberapa kasus itu terlapor dua kali atau double register di Lab-lab ini, sehingga membuat seringnya koreksi data yang harus dilakukan pihaknya.

“Tim data Gugus Tugas Covid-19 (Sulut) telah melakukan cleaning register (pembersihan) secara intensif untuk memastikan bahwa input data yang masuk tidak terjadi double register,” beber Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Sulut itu.

Akan tetapi, walaupun sudah dilakukan pembersihan secara intensif oleh tim data, masih saja ada kasus yang terlewatkan, dikarenakan banyaknya jumlah data yang masuk hingga saat ini. Dirinya membeber bahwa ada belasan ribu data pasien Covid-19 di Sulut yang harus dikelola pihaknya.

“Maka ada satu, dua kasus yang terlewatkan dalam cleaning register ini. Oleh karenanya, di setiap Press Release kami akan mengumumkan koreksi data hasil pembersihan (cleaning) register ini.” tutupnya. (Fernando Rumetor)