TALAUD- Badai siklon tropis menghantam gedung Gereja Kasih Diaspora Melonguane, akibatnya gedung gereja ambruk porandakan, Senin (19/04/21) siang tadi.

Beruntung, pada kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Namun kerugian materi ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kapolsek Melonguane Dedi Matahari mengatakan, pihaknya bergerak cepat bersama personil membantu warga jemaat Germita Kasih Diaspora Melonguane. Selain itu, juga ada bantuan dari Koramil Melonguane dan Pemerintah Kecamatan setempat untuk melakukan giat pembersihan puing-puing gedung.

Tampak hantaman badai siklon tropis di lokasi yang berbeda di Melonguane. (FOTO: Istimewa)

“Bersama kami dan teman-teman anggota Koramil dan pemerintah kecamatan Melonguane, langsung turut serta membantu jemaat membersihkan puing bangunan,” ujar Kapolsek Dedi kepada awak media.

Lanjutnya, gedung Gereja Germita Kasih Diaspora sudah sekira tujuh tahun semi permanen. Sudah agak tua sehingga ketika di hantam angin di sertai badai Siklon Tropis langsung ambruk.

Saat ini jemaat Kasih Diaspora masih sementara membangun gedung Gereja yang baru dan tidak lama lagi akan pindah.

Kapolsek mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada mengenai cuaca ektrim yang sedang terjadi.

Terpisah, Camat Melonguane, D. Royke Parapaga, meninjau langsung ambruknya Gereja Germita Jemaat Kasih Diaspora Melonguane Timur yang diakibatkan oleh hantaman angin yang di sertai badai Siklon Tropis sekitar pukul 11.00 WITA.

Parapaga menyampaikan bahwa masyarakat harus mewaspadai cuaca ektrim yang sedang terjadi di kabupaten kepulauan Talaud pada hari ini kita bisa liat secara bersama-sama Gedung Gereja Germita Jemaat Kasih Diaspora Ambruk sampai rata tanah.

“Kita sudah melihat betapa dasyatnya angin disertai badai Siklon Tropis yang melintasi Filipina,” ungkap Parapaga.

Menurutnya, bersamaan dengan kejadian tersebut juga ada kejadian lain yakni rusaknya rumah warga di Desa Mala, Kecamatan Melonguane.

Diketahui, bersamaan robohnya gereja tersebut, juga Plataran rumah kediaman Bupati Talaud ikut serta roboh karena angin kencang disertai Badai Tropis. (Jasman)