TALAUD – Secara resmi Presiden Joko Widodob(Jokowi) resmikan Base Transceiver Station (BTS) 4G BAKTI Kominfo dan pengoperasian Satelit Republik Indonesia 1 (Satria-1) di Desa Bowombaru, Kabupaten Talaud, Kamis (28/2023).

Menurut Jokowi  pembangunan BTS 4G BAKTI Kominfo penting untuk memberikan akses internet pada semua warga Indonesia termasuk di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

“Dengan memohon berkah dan anugerah Tuhan Yang Maha Esa, saya resmikan pengoperasian sinyal BTS 4G Bakti dan akses internet di desa 3T, serta pengoperasian dan integrasi Satelit Republik Indonesia-1 di Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara,” ucap Jokowi dihadapan para hadirin di giat tersebut.

Terpisah, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi melaporkan bahwa 4.990 BTS 4G sudah selesai dibangun.”Dimana tahun 2023 ini kami sudah selesaikan hingga 4.988. Semiga sisanya kita selesaikan semester satu tahun depan,” ungkap Budi Setiadi dengan yakin. Sebelum peresmian BTS Presiden Joko Widodo beserta Rombongan sempatkan diri meninjau pasar baru Mala untuk mengecek harga bahan pokok, setelah itu  meninggalkan Talaud dan bertolak ke Manado.

Diketahui, sebelum Jokowi resmikan BTS 4G, saat tiba di Bandara Melonguane Presiden Jokowi disambut oleh Bupati Kepulauan Talaud Elly Engelbert Lasut, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Wakhyono, Kadisops Lanud Sam Ratulangi Kolonel Pas Togap M Siburian, Kapolres Talaud AKBP Muhammad Chaidir, dan Danlanal Melonguane Letkol Laut (P) Muhammad Faizal Sidik Permana.

Selain itu, Presiden Joko Widodo dianugerahi gelar adat Marambe Ambaralla Palunglaa Porodisa saat berkunjung di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Jokowi diberikan tutup kepala berupa parudante pangasso yang bermakna keagungan dan kemuliaan. Juga dikenakan selendang sarumbaing yang bermakna mengayomi dan merangkul. Menurutnya, gelar adat ini diberikan karena Presiden Jokowi dinilai sebagai pemimpin yang besar, dia bisa mengayomi, melindungi masyarakat Talaud. (Jasman)