Manusia tidak lepas dari permasalahan yang dihadapi. Demikian pula dengan remaja GMIM Getsemani Paal 4 Kota Manado. Fenomena saat ini, masih banyak remaja yang kesulitan menemukan solusi inovatif terhadap masalah yang dihadapi. Ketika ada masalah, remaja kebingungan dalam memecahkan masalah, salah mengambil keputusan, kesulitan mengambil langkah selanjutnya, bahkan cenderung mengambil jalan pintas sehingga keputusan yang diambil tidak efektif.

Dra. Meity D. Himpong.,MSi sebagai dosen Juruan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sam Ratulangi bersama Tim PKM melaksanakan Pelatihan Inovatif Creative Problem Solving Dalam Meningkatkan Ketrampilan Berpikir Kreatif Pada Kelompok Remaja GMIM Getsemani Paal 4 Kota Manado pada Rabu 15 September 2025, yaitu Pelatihan Mess-Finding (Identifikasi Masalah), Fact-Finding (Menemukan Fakta), Problem Finding (Mengidentifikasi Kemungkinan Yang Mendasari Masalah, Idea Finding (Menemukan Ide dan Gagasan Dalam Memecahkan Masalah, Solution Finding (Evaluasi Terhadap Ide atau Gagasan), dan Acceptance Finding (Mengimplementasi Cara Berpikir Dalam Memecahkan Masalah Secara Kreatif).

Dikatakan oleh Meity D. Himpong, bahwa inovatif dan kreatifitas merupakan sarana penting dalam menunjukkan kecerdasan seseorang, pikiran itu bukan bejana yang hanya diisi dengan air untuk dipenuhkan tetapi bagaikan kayu bakar yang perlu api untuk dinyalakan agar bermanfaat sesuai dengan fungsinya sebagai kayu bakar. Perkembangan berpikir kreatif remaja sangat penting di era globalisasi kini.

Melalui metode Wawancara, Ceramah, Tanya Jawab, Pelatihan, Praktek dan Pendampingan Inovatif Creative Problem Solving Dalam Meningkatkan Ketrampilan Berpikir Kreatif Pada Kelompok Remaja GMIM Getsemani Paal 4 Kota Manado diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan remaja dalam mengembangkan kemampuan, kreatif dan inovatif dalam berpikir dan memecahkan masalah dengan langkah-langkah yang terstruktur, memilih solusi yang optimal, dan mampu menentukan langkah selanjutnya yang akan diambil, sehingga bisa menjadi sumberdaya manusia yang handal di masa yang akan datang.

Selesai pelatihan, kelompok remaja menirukan atau melakukan apa yang diarahkan oleh Tim dalam mempraktekkan Inovatif Creative Problem Solving. Selanjutnya Tim menjelaskan perubahan yang telah dicapai setelah mengikuti pelatihan. Hasil akhir yang diharapkan adalah remaja dapat mengembangkan kemampuan mereka dalam berpikir kreatif dan analitis untuk memecahkan masalah secara efektif, juga menghasilkan ide-ide inovatif, dapat menghadapi tantangan, lebih percaya diri, serta membuat keputusan yang tepat.

Sosialisasi dan pelatihan didampingi oleh Arendy Tairas sebagai ketua remaja GMIM Getsemani Paal 4 beserta beberapa pimpinan remaja Manado Timur IV. Arendy Tairas berharap kegiatan pelatihan seperti ini secara berkelanjutan dilaksanakan pada kelompok remaja karena sangat membantu remaja dalam membentuk pribadi yang solutif, inovatif dan kreatif dalam memecahkan masalah dan tantangan yang dihadapi di era globalisasi ini.