MANADO — Hikam Hulwanullah resmi terpilih sebagai Ketua Mata Garuda Sulawesi Utara (MG Sulut) periode 2026–2029 dalam Musyawarah Luar Biasa Mata Garuda Sulawesi Utara yang diselenggarakan pada Sabtu, 17 Januari 2026.

Kegiatan Musyawarah Luar Biasa ini diawali dengan penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan Mata Garuda Sulawesi Utara periode sebelumnya yang dipimpin oleh Debora Claudia Langi, penerima Beasiswa LPDP Program Magister Ilmu Administrasi Publik Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 2020, bersama Tirza M. J. Desanto, penerima Beasiswa LPDP Program Teknik dan Manajemen Industri Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 2023.

Dalam laporan tersebut disampaikan bahwa kepengurusan MG Sulut sebelumnya telah berhasil melaksanakan seluruh program kerja strategis dan berdampak, melahirkan kader-kader terbaik Mata Garuda Sulawesi Utara, serta berperan aktif sebagai mitra dan stakeholder pemerintah daerah dalam berbagai agenda pembangunan berbasis pengetahuan dan pengabdian masyarakat.

Hikam Hulwanullah terpilih melalui rangkaian proses musyawarah yang demokratis dan partisipatif, mulai dari tahapan penjaringan hingga dialog gagasan yang melibatkan seluruh peserta musyawarah.

Dalam forum tersebut, Hikam dinilai mampu menyampaikan visi, gagasan, serta arah strategis organisasi yang relevan dengan tantangan dan kebutuhan Mata Garuda Sulawesi Utara ke depan.

Hikam Hulwanullah dikenal sebagai sosok dosen Gen Z berlatar belakang hukum dan merupakan penerima Beasiswa LPDP Program Master of Law (LL.M) di University of Melbourne, Australia, Hikam juga pernah meraih sejumlah penghargaan internasional berkaitan dengan hukum dan kepemudaan.

Sebelumnya, ia juga pernah mengemban amanah sebagai Ketua Forum Mahasiswa Sulawesi Utara, yang semakin memperkuat rekam jejak kepemimpinannya di tingkat regional dan nasional.

Dalam pemaparannya, Hikam mengusung gagasan “Sinergi Sam Ratulangi” sebagai fondasi kepemimpinannya. Gagasan ini menekankan pentingnya membangun kolaborasi lintas sektor, meningkatkan partisipasi aktif anggota, serta membuka ruang-ruang inklusif bagi seluruh potensi Mata Garuda Sulawesi Utara guna mendorong kontribusi nyata bagi daerah dan bangsa.

Ia juga menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan serta mengembangkan gagasan dan program-program pengurus sebelumnya. Menurutnya, program-program yang telah dirumuskan dan dijalankan oleh kepengurusan MG Sulut 2.0 merupakan pijakan yang kuat, kreatif, dan progresif dalam memperkuat peran Mata Garuda Sulawesi Utara ke depan.

Sebagai informasi, Mata Garuda merupakan organisasi alumni penerima Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), sebuah program strategis pemerintah Republik Indonesia dalam pengembangan sumber daya manusia unggul.

Mata Garuda menjadi wadah berhimpun bagi alumni LPDP dari berbagai disiplin ilmu dan latar belakang profesi untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional melalui pengabdian masyarakat, penguatan kebijakan publik, riset, kewirausahaan, serta pembangunan daerah berbasis pengetahuan.

Dengan terpilihnya Hikam Hulwanullah sebagai Ketua dan Remly Meiki Paendong sebagai Wakil Ketua Mata Garuda Sulawesi Utara periode 2026–2029, diharapkan MG Sulut semakin solid, inklusif, dan berdaya saing, serta mampu menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan bagi Sulawesi Utara dan Indonesia. (nando/*)