MANADO – Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara terus memperkuat ekosistem halal melalui berbagai program strategis dalam rangkaian Hijrah Sulut Fest 2026.
Salah satu fokus utama adalah percepatan sertifikasi halal bagi UMKM dan perluasan akses pembiayaan.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulawesi Utara, Joko Supratikto, menegaskan bahwa penguatan sektor industri halal menjadi bagian penting dalam upaya menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia pada 2029.
“Penguatan industri halal, termasuk sertifikasi halal bagi UMKM, menjadi langkah konkret untuk meningkatkan daya saing produk lokal Sulawesi Utara,” kata Joko pada acara puncak Hijrah Sulut Fest 2026 dia Atrium Megamall Manado, Sabtu (28/2/2026).
Melalui Program SERUMA (Sertifikasi Halal UMKM), BI Sulut memfasilitasi gerai konsultasi sertifikasi halal bekerja sama dengan Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H). Program ini bertujuan mendorong semakin banyak produk UMKM di Sulut tersertifikasi halal.
Tak hanya itu, BI Sulut juga menginisiasi Program JULEHA (Juru Sembelih Halal) untuk memastikan ketersediaan daging halal yang aman dan sesuai standar.
Pelatihan dan sertifikasi dilakukan bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bagi peserta dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Utara.
“Halal value chain harus terintegrasi, mulai dari proses produksi hingga distribusi. Dengan begitu, kepercayaan konsumen terhadap produk halal semakin meningkat,” jelasnya.
Di sisi pembiayaan, BI Sulut juga memfasilitasi kegiatan business matching antara pelaku UMKM dan lembaga keuangan, termasuk perbankan dan lembaga pembiayaan.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman UMKM terhadap produk pembiayaan sekaligus memperluas akses modal usaha.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Melalui sinergi dengan perbankan dan pemangku kepentingan lainnya, kami ingin mendorong akselerasi pertumbuhan UMKM Sulawesi Utara,” ujar Joko.
Ia menambahkan, seluruh inisiatif tersebut merupakan bagian dari sinergi bersama pemerintah daerah dan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Sulawesi Utara.
“Dengan kolaborasi yang kuat, kita optimistis ekosistem halal dan ekonomi syariah di Sulawesi Utara akan tumbuh semakin kokoh dan berkelanjutan,” pungkasnya. (nando/*)


Tinggalkan Balasan