MANADO – Bulan suci Ramadan di Sulawesi Utara, terlebih khusus Kota Manado kian terasa melalui penyelenggaraan kegiatan “Ramadan Bareng TRING!” yang digelar PT Pegadaian Kanwil V Manado.
Kegiatan yang berlangsung pada 28 Februari – 1 Maret 2026 ini menghadirkan beragam perlombaan bernuansa islami dan menjadi ajang penyaluran bakat generasi muda.
Antusiasme peserta terlihat dalam dua kompetisi unggulan, yakni Lomba Dai/Daiyah serta Lomba Busana Muslim Anak. Kedua lomba tersebut menjadi sorotan utama dan memperebutkan hadiah dengan total nilai mencapai puluhan juta rupiah.
Pada Lomba Dai/Daiyah, Az-Zahra Indhyra Daipaha berhasil memukau dewan juri lewat penyampaian ceramahnya hingga dinobatkan sebagai Juara 1 dan berhak atas hadiah Rp5 juta. Sementara itu, posisi Juara 2 diraih Favour Prayse Madonsa dan Juara 3 ditempati Raya Bakti.
Persaingan tak kalah sengit juga terjadi pada Lomba Busana Muslim Anak. Keinarra Sadipung sukses tampil percaya diri dan keluar sebagai Juara 1. Mutiara Sabrina Suganda menyusul sebagai runner-up, sedangkan posisi ketiga diraih Calesta Luvena Christoffel.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil V Manado, Maksum, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan untuk terus hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat, terutama di bulan Ramadan.
“Melalui program Ramadan Bareng TRING!, kami ingin menunjukkan bahwa Pegadaian tidak hanya berfokus pada layanan bisnis, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pembangunan sosial dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Maksum.
Ia menambahkan, Pegadaian akan terus menghadirkan berbagai program sosial yang memberikan dampak positif serta berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak di Manado memiliki ruang untuk mengembangkan bakat dan meningkatkan rasa percaya diri sejak usia dini.
Selain itu, momentum Ramadan juga dimanfaatkan untuk mempererat kebersamaan dan tali silaturahmi di tengah masyarakat. (nando/*)


Tinggalkan Balasan